Home »

Batu

Malang Raya

Ikut Panen Padi, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Sampaikan Pesan Khusus kepada Petani

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, memberikan pesan kepada masyarakat Kota Batu yang memiliki lahan pertanian, khususnya lahan padi

Ikut Panen Padi, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Sampaikan Pesan Khusus kepada Petani
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Panen Padi Sehat Ramah Lingkungan di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (4/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, memberikan pesan kepada masyarakat Kota Batu yang memiliki lahan pertanian, khususnya lahan padi.

Pesan Dewanti Rumpoko adalah agar masyarakat tidak tergiur dengan tawaran harga tinggi. Ia menyatakan kalau saat ini kebutuhan padi sangat dibutuhkan, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan.

"Semua petani khususnya petani padi di sini jangan sampai menjual lahannya. Jangan sampai tergiur dengan harga tinggi yang mau membeli lahan petani. Sampai kapanpun kami masih terus membutuhkan bahan pangan," kata Dewanti saat ditemui dalam panen Padi Sehat Ramah Lingkungan di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Rabu (4/7/2018).

Ia juga didampingi oleh beberapa jajaran seperti Danramil Kota Batu, Ketua DPRD Kota Batu, Kepala Dinas Pertanian dan lainnya. Mereka memanen padi Hibrida Mapan 05.

Di Desa Pendem ini memiliki lahan padi seluas 200 hektar. Salah satu pendamping kelompok tani dari Kelompok Tani Subur di Desa Pendem, Arifin mengatakan, dari segi harga, padi ini tidak bisa mencapai harga tertinggi. Dalam artian harga tetap berada dalam harga standar.

"Kalau dari segi harga tetap di angka 11 ribu hingga 12 ribu rupiah per kilogram. Untuk mencapai harga yang tinggi ini agak sulit," kata Arifin.

Hal itu dikarenakan, akan kalah jika sudah dijual dipasaran. Dibanding harga beras yang lainnya yang dijual di pasar.

Ia menambahkan kalau di Dusun Cari itu, dalam sekali panen bisa menghasilkan sekitar 7-8 ton. Padahal potensi menghasilkan beras lebih tinggi, yakni bisa mencapai 12 ton per hektar.

"Tergantung pada cuaca dan pupuknya," pungkas dia. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help