Surabaya

Penarik Seksi Ajak 3 Cowok Pesta Sabu-sabu di Kos, Hakim sampai Jengkel

"Ternyata bosnya itu kamu, uangnya dari kamu dan yang mempersiapkan juga kamu. Tak semestinya kamu sebagai wanita melakukan itu," semprot hakim Anne.

Penarik Seksi Ajak 3 Cowok Pesta Sabu-sabu di Kos, Hakim sampai Jengkel
Sudarma Adi
Penari seksi bernama Arfi Amalia Haq Nufasshil mengajak pesta sabu-sabu tiga teman lelakinya -- Almasa Putra Yudha, Moch Aris Sutriman dan Deni Arista-- di tempat kos. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penari seksi bernama Arfi Amalia Haq Nufasshil mengajak pesta sabu-sabu tiga teman lelakinya -- Almasa Putra Yudha, Moch Aris Sutriman dan Deni Arista-- di tempat kos. 

Pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (4/7/2018), Arfi mengaku sudah memakai barang haram itu sejak tiga bulan terakhir.

“Saya memakai sabu biar semangat menarinya," kata Arfi menjawab majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana. 

Perempuan berambut panjang ini mengakui dirinya yang mengajak ketiga lelaki itu untuk pesta sabu-sabu.

"Mereka main ke kos-kosan saya, lalu saya ajak memakai," ujarnya.

Arfi juga mengakui bahwa dia yang membeli sabu itu seharga Rp 200.000 dari seseorang yang dia sebut Rampak.

Arfi yang biasanya mendapat honor Rp 500.000 untuk sekali menari ini juga mempersiapkan alat-alat untuk menghisap sabu dan teman-temannya tinggal memakai.

Dari keterangan Arfi itu, hakim Anne terlihat jengkel.

Menurut Anne, tak sepantasnya seorang wanita malah memimpin untuk melakukan perbuatan terlarang.

"Ternyata bosnya itu kamu, uangnya dari kamu dan yang mempersiapkan juga kamu. Tak semestinya kamu sebagai wanita melakukan itu," semprot hakim Anne.

Arfi yang tampak menyesal tak kuasa menahan tangisnya. Air matanya tampak berlinang seraya berjanji tak mengulang perbuatannya.

Sesuai surat dakwaan jaksa Ni Made Sri Astri Utami, perbuatan para terdakwa dilakukan pada Sabtu 24 Maret 2018 sekira pukul 14.00 WIB di Jalan Dukuh Pakis Gg 3, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Sawahan, Surabaya

Tags
Surabaya
Penulis: Sudharma Adi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help