Lamongan

Rampok Pikap dengan Menusuk Sopir, Komplotan Lamongan Ini Tewas Ditembak Polisi

Dua anggota komplotan berhasil diringkus dan satu lagi tewas ditembak dalam penangkapan.

Rampok Pikap dengan Menusuk Sopir, Komplotan Lamongan Ini Tewas Ditembak Polisi
SURYAMALANG.COM/Hanif Manshuri
Jumali dan Nanang Widodo, dua dari tiga komplotan perampok yang ditangkap Tim Jaka Tingkir Reskrim Lamongan, Jumat (6/7/2019) 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN -Komplotan perampok kawasan Lamongan -Tuban yang dikenal kejam saat melakukan aksinya diringkus Tim Jaka Tingkir Reskrim Polres Lamongan, Jumat (6/7/2018).

Dua anggota komplotan berhasil diringkus dan satu lagi tewas ditembak dalam penangkapan.

Tiga orang yang dirigkus Tim Jaka Tingkir itu adalah Slamet (38) dan adiknya, Jumali serta tetangganya Nanang Widodo (48) warga asli Paciran Lamongan

Slamet tewas ditembus timah panas yang dimuntahkan dari senjata anggota Tim Jaka Tingkir.

Tersangka Slamet ini melawan saat ditangkap saat sedang asyik ngopi di warung di Desa Sedayulawas bersama Nanang Widodo. 

Kedua tersangka dikepung Tim Jaka Tingkir saat santai ngopi.

"Saya pertama yang ada di warung. Slamet menyusul kemudian," aku Nanang yang juga ditembak kedua kakinya karena melawan.

Sedangkan Jumali ditangkap saat sedang istirahat di rumah usai mencari ikan di laut.

Ternyata, Slamet dan adiknya, Jumali ini residivis yang pernah dipenjara 3, 5 tahun atas kasus perampokan di Tuban.

"Keluar penjara 2013 lalu," kata Nanang.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help