Persebaya Surabaya

Bali United Buka Suara Soal Kekalahannya di Kandang Persebaya Surabaya

Kekalahan 1-0 yang dialami Bali United, Sabtu (7/7/2018) kemarin, saat dijamu Persebaya Surabaya, terjadi karena beberapa faktor.

Bali United Buka Suara Soal Kekalahannya di Kandang Persebaya Surabaya
Persebaya for SURYA
M Hidayat gelandang Persebaya Surabaya (kiri) saat menghadapi Bali United, Sabtu (7/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kekalahan 1-0 yang dialami Bali United, Sabtu (7/7/2018) kemarin, saat dijamu Persebaya Surabaya, terjadi karena beberapa faktor.

Salah satu faktor yang menjadi penyebab Persebaya dapat mengamankan poin penuh, Menurut Fadil Sausu gelandang Bali United, ialah masuknya striker asing Bajul Ijo asal Brasil, David da Silva.

Seperti diketahui, David masuk pada menit ke-59 untuk menggantikan Rishadi Fauzi.

Masuknya David tak dipungkiri dapat mengubah ganasnya lini depan, sehingga menjadi ancaman tersendiri untuk pemain Bali, meski nyatanya David gagal mencetak gol dari beberapa peluang yang dia dapat.

"Ketika David masuk, saya sudah bicara ke teman-teman agar hati-hati, karena dia pemain yang baru masuk tentu kondisinya masih prima dan ya itu membuat kerepotan lini belakang kami, sehingga Irfan Jaya dapat leluasa mencetak gol," kata Fadil Sausu, Minggu (8/7/2018).

Faktor lainnya penyebab kekalahan Bali ialah, menurunnya tingkat konsentrasi para pemain Bali United. Hal inilah yang disebut membuat Bali menjadi lebih tertekan pada babak kedua.

"Babak kedua kami kehilangan fokus dan kosentrasi, sehingga Persebaya dapat mencetak gol dan menang," ujarnya.

Sementara itu, menyikapi kekalahan tim asuhannya, Widodo Cahyono Putro Pelatih Bali United mengatakan, dalam hal ini para pemain Persebaya pandai melihat celah dan juga momen ketika Bali sedikit lengah.

Selain itu, gangguan peluit dari tribun penonton, dinilai Widodo juga menjadi salah satu pengganggu konsentrasi pemain.

"Saya kira itulah sepak bola. Antara yang bisa dimanfaatkan dan yang bisa memanfaatkan titik lemah dari satu tim. Kalau bermain konsisten pasti kami tidak akan tertekan.

"Lalu soal peluit suporter saat pertandingan berjalan, itu mengganggu konsentrasi pemain. Semoga suporter bisa lebih dewasa. Inilah kompetisi Indonesia, harus kita support," jelas Widodo

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved