Piala AFF U 19

Timnas Indonesia U-19 Kalah 1-2 dari Thailand, Indra Sjafri Beberkan Empat Penyebabnya

Faktor keempat, yang juga sangat berpengaruh atas kekalahan Timnas U-19 Indonesia adalah faktor mental pemain.

Timnas Indonesia U-19 Kalah 1-2 dari Thailand, Indra Sjafri Beberkan Empat Penyebabnya
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, memeluk pemainnya usai mengalahkan Filipina 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (5/7/2018) malam. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJOTimnas Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor akhir 1-2 pada pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin malam (9/7/2018).

Dua gol Timnas Thailand dicetak oleh Nattawut Chootuwat menit 41 dan Matee Sarakum menit 51, sementara gol balasan dari skuat asuhan Indra Sjafri itu dicetak oleh Rifad Marasabessy menit 85.

Meksipun harus menelan kekalahan di pertandingan ke lima babak penyisihan tersebut, sekaligus menjadi kekalahan pertama selama babak penyisihan, skuat berjuluk Garuda Nusantara itu tetap lolos ke babak semifinal sebagai runner up Grup A dan akan menantang juara Grup B, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).

Menurut Indra Sjafri kekalahan skuat asuhannya di pertandingan itu ada beberapa penyebab. Pertama karena pemain sering melakukan kesalahan individu di babak pertama.

“Kekalahan ini bukan karena pemain kurang fokus tapi karena mereka banyak buat kesalahan-kesalahan individu, misal passing yang salah, tapi kalau di babak kedua saya pikir mereka sudah memperbaikinya,” terangnya usai laga.

Indra Sjafri menilai, jika saja cara bermain yang diperagakan timnya seperti di babak kedua, mungkin hasilnya akan beda, dia berharap bisa memperbaiki kesalahan itu dan kembali bertemu dengan Thailand.

“Kalau cara bermain seperti di babak kedua saya pikir hasilnya berbeda. Mudah-mudahan lah kita bertemu Thailand lagi di final,” harap pelatih asal Sumatera Barat itu.

Kedua, karena di pertandingan itu Thailand bermain dengan presure tinggi. Sehingga mantan pelatih Bali United itu menilai para pemainnya menjadi terburu-buru dalam mengalirkan bola.

“Penyebab lain karena presure tinggi dari tim Thailand, karena memang mereka memaksakan menang, dan kita dibikin bil up yang kurang nyaman dan itu yang bikin banyak salah,” ungkap Indra Sjafri.

Ketiga adalah kurang nyamannya para pemain belakang bermain dengan gool keeper, itu terjadi karena memang penjaga gawang dipertandingan itu, Aqil Savik, merupakan penampilan perdananya di ajang Piala AFF U-19 2018, sehingga sedikit canggung.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help