Malang Raya

Kebakaran di Bululawang Hanguskan 5 Kontainer Kayu Lapis Siap Kirim

Kebakaran di pabrik pengolah kayu CV Megatex Karya Unggul menghanguskan produk kayu lapis siap kirim.

Kebakaran di Bululawang Hanguskan 5 Kontainer Kayu Lapis Siap Kirim
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar pabrik pengolah kayu di Desa Senggrong, Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (11/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, BULULAWANG - Kebakaran di pabrik pengolah kayu CV Megatex Karya Unggul menghanguskan produk kayu lapis siap kirim.

Lima kontainer kayu lapis yang akan dikirim ke Tiongkok hangus dalam kebakaran di pabrik yang berlokasi di Desa Senggrong, Bululawang, Kabupaten Malang tersebut.

Supervisor Produksi CV Megatex Karya Unggul, Suroto mengatakan banyak material yang mudah terbakar.

( Baca juga : Luna Maya Beber Alasannya Belum Menikah Hingga Sekarang, Ternyata Ada yang Berbeda )

Hal itu yang menyebabkan kobaran api cepat membesar.

“Karyawan sudah berupaya memadamkan api, tetapi tidak berhasil,” kata Suroto kepada SURYAMALANG.COM.

Menurutnya, mesin dan bangunan pabrik sudah diasuransikan.

( Baca juga : Aksi Konyol Raline Shah di Atas Pohon ini Bikin Ngakak, Untung Cantik )

Namun, material bahan baku olahan kayu dan hasil olahan kayu belum dalam tanggungan asuransi.

“Kami belum bisa menyebut nilai pasti kerugian.”

“Tetapi diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” ucap Suroto.

( Baca juga : Hari Pertama Fitri Tropica Mantab Kenakan Hijab, yuk Intip Penampilan Terbarunya )

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 2.30 WIB.

Saat itu ada sekitar 120 karyawan yang sedang bekerja di pabrik.

Seorang karyawan melihat ada api di dalam open kayu.

Setelah dibuka pintu oven, terlihat kobaran api.

( Baca juga : Nikita Mirzani Kini Tampil Tertutup Dengan Hijab, Uya Kuya Dibuat Hampir Menangis Melihatnya )

“Karyawan sudah berupaya melakukan pemadaman, tapi tidak berhasil.”

“Kemudian kebakaran itu dilaporkan ke polsek dan PMK,” tutur Suroto.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help