Malang Raya

Siswi Kota Malang Sempat Menangis Karena Terseger dari Sekolah Impian

Hari pertama PPDB masih bertahan di SMPN 8. Hari kedua geser di SMPN 2 dan hari ketiga bergeser dan bertahan di SMPN 9.

Siswi Kota Malang Sempat Menangis Karena Terseger dari Sekolah Impian
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana daftar ulang bagi siswa yang diterima di jalur reguler online di SMPN 9 Kota Malang, Kamis (12/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Hasil seleksi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) reguler online diumumkan, Kamis (12/7/2018). Jumlah pendaftar melebihi pagu yang tinggal 40 persen dari pagu sekolah. Dalam tiga hari PPDB, peserta ada yang sudah geser tiga sampai empat sekolah.

"Persaingannya ketat sekali. Saya selama tiga hari nyantol di tiga sekolah," jelas Karina Florensia Damayanti, siswi lulusan SDN Ciptomulyo 3 Kota Malang pada SURYAMALANG.COM, Kamis (12/7/2018) saat daftar ulang di SMPN 9.

Modalnya nilai akademik 79,5. Hari pertama PPDB masih bertahan di SMPN 8. Hari kedua geser di SMPN 2 dan hari ketiga bergeser dan bertahan di SMPN 9. "Saya sempat menangis karena tergeser dari SMPN 8," katanya. Sebab itu sekolah impiannya. Namun ia sudah legowo bisa diterima di SMPN 9.

"Iya sudah senang bisa sekolah disini," kata dia. Ia ditemani ibunya, Ny Sri Wulandari. Kata ibunya, di SMPN 9, anaknya juga bertemu dengan teman-teman SDN-nya. Rumahnya di Jl Kol Sugiono. Jadi jika sekolah di SMPN 9 juga tidak jauh sekali.

Katanya, Sabtu (14/7/2018), anaknya akan pra mos (masa orientasi sekolah) dengan menggunakan seragam pramuka. Saat daftar ulang, ia memakai seragam merah putih. Selain Karina, yang senang bisa diterima di SMPN 9 adalah Rahmalia, siswa lulusan SDN Kebonagung 1. Ia masuk jalur siswa luar kota.

"Saya sudah geser tiga sekolah dan akhirnya nyantol di SMPN 9," ungkap Rahmalia yang didampingi ibunya. Hari pertama di SMPN 3, geser ke SMPN 8, 2 dan kemudian SMPN 9. "Tiap hari sudah geser sekolah," katanya. Ia ingin sekolah di Kota Malang daripada di Kabupaten Malang.

Ia menyatakan akan naik ojek online dari rumahnya di Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang jika sudah mulai sekolah. "Kalau ojek online tarif promo, saya hanya bayar Rp 5000," paparnya. Sri Mahmurah, Kepala SMPN 9 menyatakan pendaftar di sekolahnya cukup banyak.

"Jalur reguler online tinggal 96. Namun yang daftar 285," kata Sri Mahmurah. Sehingga banyak yang tergeser. Namun diakui SMPN 9 masih jadi pilihan berikutnya dari pendaftar. Belum utama.

"Mungkin waktu berikutnya, Insyaallah," doanya. Begitu juga pekan lalu saat digelar PPDB wilayah juga membeludak peminatnya.

Yang daftar mencapai 285. Sedang yang diterima kurang dari itu. "Semua minta diterima," katanya. Maka yang tidak diterima di wilayah, disarankan panitia ikut reguler online. Namun animo juga tinggi sekali. "Ya sarankan ikut PPDB SMPN Terbuka," kata dia.

Di Kota Malang ada lima SMPN Terbuka yang akan dibuka pendaftarannya pada Jumat (13/7/2018). Salah satunya berinduk di SMPN Terbuka 1 di SMPN 2 yang dekat dengan SMPN 9.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help