Nasional

KPK Sita Rp 500 Juta Terkait Kasus Anggota DPR dari Golkar Dapil Jatim 10, Eni Maulani Saragih

Petugas KPK juga membawa delapan orang lainnya untuk diperiksa terdiri dari staf ahli anggota DPR, sopir dan pihak swasta.

KPK Sita Rp 500 Juta Terkait Kasus Anggota DPR dari Golkar Dapil Jatim 10, Eni Maulani Saragih
mpr.go.id
KPK meringkus Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih. Perempuan kelahiran Jakarta, 13 Mei 1970 ini terpilih menjadi anggota DPR dari Partai Golkar daerah pemilihan Jawa Timur 10 meliputi wilayah Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap anggota DPR pada Jumat (13/7/2018).

Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyatakan, penindakan itu terkait dengan tugas anggota DPR tersebut.

"KPK mengamankan uang rupiah ratusan juta. Kami duga terkait dengan tugas di Komisi VII DPR RI," ujar Agus Rahardjo saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Agus tidak menjelaskan secara detail mengenai siapa anggota DPR yang diamankan KPK. Dia juga belum mau memberi pernyataan mengenai kasus tersebut.

KPK juga menyita uang Rp 500 juta yang diduga sebagai transaksi suap terhadap penyelenggara negara.

Petugas KPK juga membawa delapan orang lainnya untuk diperiksa terdiri dari staf ahli anggota DPR, sopir dan pihak swasta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat.

Petugas KPK kemudian menemukan bukti-bukti transaksi antara swasta dan penyelenggara negara.

BERITA TERKAIT: KPK Ringkus Anggota DPR dari Golkar Dapil Jatim, Eni Maulani Saragih

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketua KPK Sebut OTT di Jakarta Diduga Terkait Tugas Komisi VII DPR", https://nasional.kompas.com/read/2018/07/13/21230231/ketua-kpk-sebut-ott-di-jakarta-diduga-terkait-tugas-komisi-vii-dpr.

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help