Malang Raya

Mie Pisang ala Mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang

Lima mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang membuat mie pisang. Ini adalah mie olahan dengan memanfaatkan pisang agung

Mie Pisang ala Mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Yudi Suryanto (kanan) dan rekan timnya dari Universitas Wisnuwardhana Malang dengan kreasi mie pisang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lima mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang membuat mie pisang. Ini adalah mie olahan dengan memanfaatkan pisang agung.

"Pisang agung melimpah komoditasnya. Jadi gak khawatir akan kekurangan stok," jelas Yudi Suryanto, mahasiswa Unidha kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (19/7/2018). Menurut dia, pisang karakternya cepat busuk. Maka harus dikreasi.

"Tak hanya jadi pisang molen, pisang goreng atau nugget pisang. Tapi bisa juga jadi mie," paparnya.

Caranya, pisang agung dihancurkan manual dan diberi tambahan tepung terigu, minyak sayur, telur dan digiling menjadi mie. Proses pembuatannya sama dengan mie reguler.

Agar tak lembek, maka dilumuri tepung terigu. Jika dijual pagi hari, maka pada malam hari sudah dibuat dan tinggal dimasak. Karena mienya manis, maka toppingnya diberi manis pula.

Baca: Kepala Dinas Pendidikan Jatim di Mojokerto Angkat Bicara soal Siswi SMA yang Dihukum Squat Jump

Baca: Rafathar Bikin Salfok Saat Raffi Ahmad & Nagita Slavina Foto Bareng Bowo Alpenliebe, Lihat Posisinya

Ada strowberry, oreo atau blueberry. Jadi lebih seperti makanan ringan namun mengenyangkan karena ada karbohidrat pada tepung dan terigunya.

Mereka menjualnya di CFD selama lima kali. Dari sisi keuntungan juga lumayan. Harga beli Rp 4821 per cup. Namun dijual Rp 8000. Jadi ada keuntungan Rp 3179 atau sekitar 80 an persen. Jika laku 30 cup, maka bisa mendapatkan Rp 95370.

Selama berjualan di CFD sudah terjual 70an karena masih mempopulerkan ke masyarakat. "Memang banyak yang nanya soal mie pisang karena belum terbiasa," kata dia.

Dalam pisang banyak vitaminnya. Dikatakan dia, bisa saja tidak pakai pisang agung. Namun jenis lainnya lembek dan perlu banyak terigu.

Beda dengan pisang agung yang lebih padat. Satu pisang agung bisa dicampung 500 gr tepung terigu. Maka hasilnya bisa untuk 10 cup. Dikatakan Yudi, ke depan ingin memasarkan mie pisang lewat pemasaran lewat ojek online.

Baca: Pesan Evi Masamba Penyelamat Waode Sofia yang Diusir Juri KDI: Manusia Gak Ada yang Sempurna

Baca: Misteri Peti Mati 2000 Tahun yang Ditemukan di Mesir Akhirnya Terjawab, inilah Isinya

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help