Malang Raya

KLHK RI, Percayakan kota Malang Jualan Sampah

Banyaknya permasalahan terkait sampah menjadi perhatian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK RI) yang terwujud pada acara talkshow.

KLHK RI, Percayakan kota Malang Jualan Sampah
istimewa
Talkshow KLHK RI dengan tema "Membangun Circular Ekonomi, Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah" pada Jumat (20/7/18) di Jakarta Convention Center. 

SURYAMALANG.com - Ada 3 (tiga) hal pokok yang seringkali jadi permasalahan kota, yakni isu kemacetan (transportasi), banjir, dan masalah sampah.

Ketiganya seakan menjadi momok, terutama mengenai masalah sampah.

Keterbatasan lahan, yang dihadapkan pada volume sampah yang terus bertambah, berpotensi terjadinya krisis sampah.

Ini pula yang menjadi perhatian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK RI), yang terwujud pada acara talkshow dengan tema "Membangun Circular Ekonomi, Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah".

Acara yang digelar di Jakarta Convention Center pada Jumat (20/7/18), menghadirkan best practice bank sampah yang dinilai sukses, yakni kota Malang dan kota Makassar.

Talk Show KLHK
Suasana talkshow KLHK RI dengan tema "Membangun Circular Ekonomi, Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah" pada Jumat (20/7/18) di Jakarta Convention Center. (istimewa)

"Kita pilih 2 (dua) kota ini karena secara faktual bank sampahnya berkembang dan khususnya di kota Malang mampu bertransformasi sebagai penopang ekonomi, selain misi lingkungan," ujar Rosa Vivien Ratnawati, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, KLHK RI.

Mewakili kota Malang, Sekkota Wasto, yang juga lama berkecimpung dalam pengolahan sampah, kala menjabat Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Malang.

Sementara kota Makasar, langsung menghadirkan Walikota Danny Pomanto.

Timbunan sampah yang ada di kota Malang sebanyak 659,88 ton per hari dan itu akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya populasi penduduk.

Terlebih sebagai kota imigran, maka kepadatan dan kerapatan hunian akan semakin tinggi di kota dengan komposisi penduduk yang mencapai lebih 1 juta bila terhitung dengan warga pendatangnya.

Halaman
12
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help