Piala Dunia

Popularitas Neymar Turun Drastis Pasca Piala Dunia, Penyebabnya Gaya Rambut Hingga Diving

Dijagokan angkat trofi Piala Dunia 2018, nyatanya Tim Samba hanya bisa melangkah sampai perempat final pada pesta sepak bola di Rusia

Popularitas Neymar Turun Drastis Pasca Piala Dunia, Penyebabnya Gaya Rambut Hingga Diving
kompas.com
Neymar dan Paulinho merayakan gol Brasil ke gawang Meksiko pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Samara, 2 Juli 2018. 

SURYAMALANG.COM - Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2018 turut memengaruhi popularitas bintang mereka, Neymar.

Dijagokan angkat trofi Piala Dunia 2018, nyatanya Tim Samba hanya bisa melangkah sampai perempat final pada pesta sepak bola di Rusia.

Sosok yang paling disorot tentu saja adalah Neymar.

Selain kurang kontribusi, pemain termahal dunia itu juga menuai antipati publik lantaran beberapa kali melakukan diving.

Sebuah studi dari Kantar Sports menunjukkan adanya penurunan popularitas sang bintang di media sosial selama turnamen berlangsung.

Menjelang partai pertama Brasil melawan Swiss, sebanyak 28 persen netizen berkomentar negatif soal Neymar.

Jumlah tersebut melonjak jadi 61 persen seusai pertandingan.

Postingan buruk soal Neymar mencapai angka tertinggi, yakni 68 persen, ketika Brasil disingkirkan Belgia.

Dalam laga yang sama, hanya ada satu persen kicauan warganet yang memuji penampilan penyerang Paris Saint-Germain itu.

Studi ini menunjukkan bahwa rata-rata di setiap seratus komentar tentang Neymar, cuma satu yang bernada positif.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved