Kediri

Deretan Scooter Antik dan Langka Dipajang di GOR Jayabaya Kota Kediri

Belasan scooter langka dan antik dipamerkan di ajang Kediri Scooter Festival (KSF) di GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Deretan Scooter Antik dan Langka Dipajang di GOR Jayabaya Kota Kediri
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Deretan scooter antik yang dipanjang di arena pameran Kediri Scooter Festival (KSF) di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Sabtu (4/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Belasan scooter langka dan antik dipamerkan di ajang Kediri Scooter Festival (KSF) di GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Anggota komunitas scooter juga mulai berdatangan di GOR Jayabaya. Penggemar scooter itu berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Scooter langka dan unik ini milik sejumlah kolektor dari beberapa kota di Jatim. Di antaranya, scooter merk Fiyatka buatan Rusia tahun 1950 milik kolektor Petrus Kirov warga Srengat Kabupaten Blitar.

"Di Indonesia Fiyatka sangat langka dan hanya dimiliki oleh sejumlah kolektor. Soal harganya bisa mencapai ratusan juta," ungkap Dwijo Utomo Maksum, panitia KSF 2018, Sabtu (4/8/2018).

Menurut Dwijo, pemilik Fiyatka, Petrus Kirov bakal memboyong vespa koleksinya untuk dipajang di arena pameran kawasan GOR Jayabaya.

Vespa langka lainnya yang ditampilkan Fuji Rabit buatan Jepang. Kemudian Lambretta buatan Italia, ada juga Vespa Bajaj buatan India yang telah memakai mesin 4 tak pertama.

Juga vespa buatan Jerman merk Sundapbella Scooter. Kemudian vespa mini merk Corgi buatan Inggris milik kolektor warga Ponorogo. Menurut sejarahnya, vespa Corgi ini pernah dipakai oleh perwira militer Inggris yang bertugas di Indonesia.

Arena Kediri Scooter Festival juga dimeriahkan lomba melukis tempong scooter. Bagi tiga pemenangnya berhak membawa pulang tiga motor vespa sebagai hadiahnya.

"Tahun ini kami menggelar lomba melukis tempong vespa. Kami siapkan sekitar 50 tempong vespa untuk dilukis peserta lomba," ungkap Sigit, Ketua Panitia KSF.

Dijelaskan Sigit, tiga hadiah motor vespa ini sebagai hadiah door price para peserta lomba. Tempong-tempong vespa itu juga telah disiapkan dengan dicat warna dasar putih.

"Hadiahnya vespa seken tapi kondisinya mesin dan bodinya masih bagus," ungkapnya.

Lomba melukis tempong ini untuk menampung aspirasi dari para komunitas penggemar vespa di tanah air. Karena kegiatan KSF tahun ini bakal dihadiri ribuan penggemar vespa dari seluruh Indonesia.

Selain menggelar lomba lukis juga disiapkan lomba vancroos atau balapan vespa tapi dilakukan dengan nuansa bergembira. Peserta vancroos harus memutar sirkuit yang disiapkan sebanyak empat kali.

KSF tahun ini rencananya bakal dihadiri peninjau dan penggemar vespa dari sejumlah negara. Di antaranya asal Perancis, Kanada dan Jerman.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help