Kediri

Ada Mayat di Bawah Jembatan Sungai Ngadisimo, Kota Kediri

Warga Kelurahan Ngadisimo, Kota Kediri dikejutkan dengan penemuan mayat pria dengan posisi celana melorot.

Ada Mayat di Bawah Jembatan Sungai Ngadisimo, Kota Kediri
didik mashudi
Petugas mengevakuasi jenasah pria yang ditemukan meninggal di bawah Jembatan Ngadisimo, Kota Kediri, Rabu (8/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Warga Kelurahan Ngadisimo, Kota Kediri dikejutkan dengan penemuan mayat pria dengan posisi celana melorot.

Jenasahnya ditemukan dalam kondisi tengkurap di bawah Jembatan Sungai Ngadisimo, Rabu (8/8/2018).

Dari hasil penelusuran petugas, identitas korban diketahui bernama Marlan (60) tercatat sesuai alamat KTP tinggal Desa/Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Mayat Marlan pertama kali dipergoki oleh Riyadi (58) juru kunci makam Ngadisimo. Penemuan mayat itu juga diketahui Ponidi (66) tukang becak warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Riyadi sempat melihat korban berjalan melewati depan makam Ngadisimo ke arah timur. Namun tak berselang lama saksi juga melihat korban sudah berada di sungai bawah Jembatan Ngadisimo dalam keadaan tertelungkup dan celananya melorot di atas lutut.

Kejadian itu selanjutnya disampaikan kepada Lurah Ngadirejo serta diteruskan ke Polsekta Kediri.

Sementara saksi Riyadi malahan sempat berdialog dengan korban beberapa saat sebelum korban ditemukan meninggal.

Saat itu Marlan sempat mengeluhkan dadanya sakit kemudian korban berjalan kearah timur. Namun tidak berselang lama, Riyadi juga memergoki korban meninggal di bawah Jembatan Sungai Ngadisimo.

Kasi Humas Polsek Kota Kediri Aiptu Catur saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, hasil pemeriksaan tim identifikasi Polresya Kediri tidak ditemukan bekas / tanda - tanda penganiayaan. Saat ditemukan korban diperkirakan baru meninggal dunia.

Termasuk hasil otopsi luar di RD Bhayangkara di tubuhnya tidak ditemukan bekas penganiayaan dan menurut perkiraan dokter korban meninggal dunia akibat serangan jantung.

Tags
Kediri
Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help