Malang Raya

BKD Kabupaten Malang Berhentikan Sementara Kasi Logistik BPBD

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang akan memberhentikan sementara DES (37).

BKD Kabupaten Malang Berhentikan Sementara Kasi Logistik BPBD
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Tersangka dugaan korupsi eks tanah bengkok Kelurahan Dampit yang kini menjabat Kasi Logistik BPBD Kabupaten Malang, DES, digiring petugas keamanan Kejari Kabupaten Malang ke mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Lowokwaru Malang, Rabu (8/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang akan memberhentikan sementara DES (37).

Kasi Logistik BPBD Kabupaten Malang ini sedang ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang sebagai tersangka dugaan korupsi eks tanah bengkok Kelurahan Dampit.

Selanjutnya posisi DES akan diisi pelaksana tugas (Plt).

( Baca juga : Berpose Bersama Maia Estianty, Rossa Malah Dibuat Kesal, Ternyata ini Penyebabnya )

Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah mengatakan langkah tersebut dilakukan karena jabatan Kasilog BPBD sangat vital dan penting dalam penanggulangan bencana.

“Kami menunjuk Plt setelah ada surat pemberitahuan dari Kejari,” kata Nurman Ramdansyah kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (9/8/2018).

Selain memberhentikan sementara, BKD juga akan menurunkan gaji DES sekitar 50 persen.

( Baca juga : Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018, Siaran Langsung SCTV )

Keputusan lanjutan dari BKD setelah ada vonis dari Pengadilan Tipikor.

“Kami akan menentukan nasibnya sebagai ASN setelah ada vonis di pengadilan,” ucap Nurman Ramdansyah.

Seperti diketahui, Kejari Kabupaten Malang menetapkan DES sebagai tersangka dugaan korupsi eks tanah bengkok Kelurahan Dampit Kabupaten Malang.

( Baca juga : Sule Beri Jawaban Gugatan Cerai, Ini Sikap Lina yang Tak Permasalahkan Harta Gono Gini )

Kejari juga menetapkan dua mantan Lurah Dampit, yakni ZKS (58), dan LIC (57) sebagai tersangka.

Tiga orang itu sudah dijebloskan ke Lapas Lowokwaru, dan LP Wanita Sukun, Kota Malang.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help