Pilpres 2019

Ketua Umum MUI Jadi Cawapres, MUI Jatim Tegaskan Netralitas di Pilpres 2019

Kami tidak akan memberikan pernyataan dukungan. MUI tidak akan menyampaikan dukungan. Ini demi kepentingan ulama.

Ketua Umum MUI Jadi Cawapres, MUI Jatim Tegaskan Netralitas di Pilpres 2019
kompas.com
Maruf Amin 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan organisasinya tetap netral pada Pemilihan Presiden 2019 meski Ketua Umum MUI, KH Ma'ruf Amin, menjadai Calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Ketua MUI Jatim, KH Abdusshomad Bukhori, menegaskan, MUI merupakan lembaga yang mewadahi para ulama, zu'ama, dan cendekiawan Islam di Indonesia.

Tujuannya, untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia.

Di dalam perannya, MUI tidak bergerak di bidang politik. "Kami sebagai MUI menegaskan bukan organisasi politik praktis," Kata Kiai Shomad saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (10/8/2018).

Oleh karenanya, ia memastikan tak akan menggunakan mesin organisasinya untuk ikut mengampanyekan pasangan tertentu di Pilpres mendatang.

"Kami tidak akan memberikan pernyataan dukungan. MUI tidak akan menyampaikan dukungan. Ini demi kepentingan ulama," tegasnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk membedakan dua latar belakang figur Kiai Ma'ruf.

Satu sisi sebagai figur kiai yang juga ketua MUI, sisi lainnya merupakan warga negara yang memiliki hak yang sama untuk menduduki jabatan pemerintahan tertentu.

"MUI tidak akan kampanye. Sebab bukan lembaga politik praktis. Namun, orang MUI boleh paham politik," kata Kiai Shomad.

"Kalau kemudian beliau diberi amanah, kami menyerahkan kepada Kyai Ma'ruf," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help