Jombang

Pondasi Gedung Sekolah di Jombang Mendadak Longsor, Pairan Jadi Korban

Pairan (53), warga Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Jombang, tewas tertimpa pondasi lama gedung SMK Negeri Wonosalam.

Pondasi Gedung Sekolah di Jombang Mendadak Longsor, Pairan Jadi Korban
sutono
LOKASI KEJADIAN - Pairan (53), warga Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Jombang, tewas tertimpa pondasi lama gedung SMK Negeri Wonosalam, Jombang, yang mendadak longsor. 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Pairan (53), warga Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Jombang, tewas tertimpa pondasi lama gedung SMK Negeri Wonosalam, Jombang, yang mendadak longsor.

Saat kejadian, Pairan bersama dua dua rekannya sedang menggali tanah untuk membangun pondasi gedung baru SMKN Wonosalam, di Dusun Pucangrejo, Desa/Kecamatan Wonosalam, yang berjarak dua meter dari pondasi gedung lama.

Kepala Dusun Pucangrejo, Desa Wonosalam Ganda Firmanto mengatakan, kejadin bermula ketika tiga pekerja proyek gedung baru sedang menggali untuk membangun pondasi.

Salah seorang di antaranya adalah Pairan (53). Penggalian pondasi berjarak sekitar 2 meter, berada di bawah bangunan pondasi gedung lama yang digunakan ruang guru.

Wonosalam merupakan wilayah pegunungan sehingga tidak aneh jika pondasi gedung baru lebih rendah ketimbang pondasi gedung lama.

Nah, sekitar pukul 09.30 WIB, pondasi gedung lama yang berada di atas para pekerja, mendadak longsor dan langswung menimpa Pairan.

“Dua teman korban selamat karena buru-buru menghindar. Korban tertimpa bangunan pondasi yang longsor itu,” kata Firmanto kepada Surya, Jumat (10/8/2018).

Kejadian ini sempat membuat panik para guru dan siswa SMKN Wonosalam. Sebab, tubuh Pairan tertimbun bongkahan beton pondasi cukup besar. Sehingga proses evakuasi butuh waktu cukup lama.

“Korban sempat tertimbun longsoran sekitar 15 menit. Evakuasi dilakukan secara manual oleh para pekerja proyek dibantu siswa dan warga,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, Pairan dilarikan ke Puskesmas Wonosalam untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawa korban tak terselamatkan. “Korban meninggal saat di puskesmas,” ungkap Firmanto.

Kapolsek Wonosalam AKP Sugeng membenarkan korban tewas akibat tertimpa bangunan pondasi gedung lama yang mendadak longsor. 

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi. Namun, polisi menghentikan penyelidikan karena keluarga korban tak menuntut. “Keluarga korban menolak autopsi karena meyakini ini musibah,” pungkasnya.

Tags
Jombang
Penulis: Sutono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help