Selebrita
Inilah 7 Klarifikasi Ruben Onsu Soal Pemukulan Karyawan Geprek Bensu & Driver Ojol di Lampung
Terjadi pengeroyokan di gerai geprek Bensu Lampung, Ruben Onsu berikan klarifikasinya
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com – Ruben Onsu berikan klarifikasi mengenai kejadian pemukulan pada pengemudi ojek online, Jumat (10/8/2018)
Dalam Instagram milik Ruben Onsu, @rubenonsu, Ruben memposting foto berisi 3 emoticons tangan yang sedang menangkup.
Postingan tersebut juga berisi penjelasan dan permohonan maaf kepada publik.
“Sebelum nya saya memohon maaf yg sebesar2 nya dan sangat amat menyesal kan kejadian ini terjadi, pulang live KDI tadi malam saya sudah tidak buka instagram lagi dan saya baru tahu pagi ini,”
“Terkait dengan peristiwa pegawai geprek bensu lampung yg melakukan pemukulan pada tukang gojek bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi sebagai berikut:”
“1. Pertama tama kami mengutuk setiap perbuatan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh ‘oknum’ yg bekerja di @geprek_bensu_lampung, karena kami membenci tindakan anarkis dan kekerasa yg dilakukan oleh siapapun,”
Baca: Kronologi Via Vallen Pingsan saat Manggung, Pegang HP, Ajak Penonton Selfie, Lalu . . .
Baca: Anji Kecewa Ketinggalan Pesawat dari Batam ke Surabaya, Sampaikan 8 Kata ini
Baca: Tasya Kamila dan Randi Bachtiar Berantem Gara-gara ini, Padahal Baru Saja Menikah dan Bulan Madu
Baca: 3 Kata Andik Vermansyah Setelah Ngaku Mimpiin Via Valen, Pakai Emoji Tertawa Lagi
“2. Kami akan mempelajar masalah yg melibatkan “oknum” tersebut dan akan segera mengambil tindakan tegas diantaranya melakukan pemecatan,”
“3. Kami dengan segala rendah hati memohon maaf kepada korban pemukulan dan keluarga nya juga memohon maaf kepada gojek Indonesia atas perbuatan tidak terpuji yg dilakukan “oknum” karyawan Geprek Bensu Lampung,”
“4. Perbuatan yg dilakukan oleh “oknum” karyawan tersebut adalah perbuatan pribadi yg terkait dgn masalah pribadinya dan tidak terkait dan sangkut pautnya dgn Geprek Bensu,” tulis Ruben.
Ruben menjelaskan bahwa kejadian itu tidak ada sangkut pautnya dengan usaha yang ia buat.
“5. Kami meminta karyawan kami mengklarifikasi ttg masalah ini kalau ini murni masalah pribadi, dan bertanggung jawab dgn apa yg sudah dibuat kepada korban,”
Walaupun kasus tersebut merupakan kasus pribadi dari pelaku pemukulan, Ruben mengaku akan tetap bertanggung jawab kepada korban.
"6. Saya selaku owner dari Geprek Bensu pusat akan bertanggung jawab semua pembiayaan rumah sakit saat ini sampai selesai,”
“7. Kami juga mendukung jika korban mengambil tindakan hukum atas pelaku kekerasan tersebut,"
“Demikian klarifikasi yg kami berikan atas kekurangan dan kesalahan yg ada saya juga mohon maaf kepada semua pihak,” tegas Ruben.
Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, kasus pemukulan berawal dari seorang pengemudi ojek online yang menerima pesanan makanan di Geprek Bensu Lampung.
Namun ketika memesan makanan, seorang pegawai Geprek Bensu dikabarkan memukul dan mengeroyok supir ojek online tersebut..
Video tersebut menggambarkan seorang lelaki yang berkaus putih sedang berlari menuruni tangga.
Tak lama, seorang pria berkaus kuning turun dan memukuli seseorang.

Insiden itupun sempat menarik perhatian para pengemudi ojek online lainnya.
Puluhan pengemudi ojek online mendatangi gerai geprek bensu Lampung sebagai rasa solidaritas mengenai kejadian yang sedang terjadi.
Kasus tersebut telah ditangani polisi yang datang langsung ke gerai geprek bensu.
