Persebaya Surabaya

Lakukan Dua Kali Blunder, Kiper Persebaya Minta Maaf Melalui Akun Media Sosial

PELATIH PERSEBAYA: Saya tidak akan menyalahkan satu persatu pemain karena ini tim, kalah satu kalah semua, dan tanggungjawab ada di saya.

Lakukan Dua Kali Blunder, Kiper Persebaya Minta Maaf Melalui Akun Media Sosial
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Dimas Galih, kiper utama Persebaya Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dimas Galih, kiper Persebaya Surabaya, meminta maaf lewat akun media sosial setelah melakukan blunder yang berakibat timnya kalah 3-2 saat melawan Barito Putera, Minggu (12/8/2018) sore. 

Dimas melalui akun instagramnya, @92_galih, sesaat usai pertandingan, menuliskan status yang berisikan permintaan maaf pada semua pihak.

"Saya minta maaf. Saya bertanggung jawab atas ini semua. Saya salah membuat team saya kalah," tulis Dimas Galih, Minggu (12/8/2018) malam.

Sebelumnya, Bejo Sugiantoro, pelatih caretaker Persebaya Surabaya, mengatakan, meski Dimas melakukan kesalahan fatal, pihaknya tak akan memarahi Dimas. Bahkan Bejo mengaku akan bertanggungjawab atas hal ini di hadapan manajemen.

"Saya akan mengayomi pemain saya walaupun dia bikin kesalahan. Saya tidak akan menyalahkan satu persatu pemain karena ini tim, kalah satu kalah semua, dan tanggungjawab ada di saya. Apapun itu mereka tetap bagian pemain saya, bagian dari pemain Persebaya. Satu salah, salah semua, kalah satu kalah semua," jelas Bejo Sugiantoro.

Seperti diketahui, dalam laga pekan ke-20 Liga 1 melawan Barito, Dimas melakukan dua blunder.

Kesalahan pertama pada menit-34 saat Dimas gagal membuang bola dan berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh Paulo Sitanggang, bek Barito.

Sementara kesalahan kedua pada menit-78, saat mantan kiper Persegres Gresik itu berniat menghalau bola yang justru bola tersebut diarahkan ke Samsul Arif Munip, striker Barito, hingga akhirnya langsung ditendang ke gawang yang kosong penjagaan.

Usai melakukan kesalahan kedua itu, Dimas Galih langsung ditarik dan diganti oleh Miswar Saputra, kiper cadangan Persebaya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help