Surabaya

Polisi Ciduk Komplotan Jambret Cilik yang Beraksi di Sekitaran Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

Polisi Ciduk Komplotan Jambret Cilik yang Beraksi di Sekitaran Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

Polisi Ciduk Komplotan Jambret Cilik yang Beraksi di Sekitaran Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Anggota Polsek Pakal mengamankan tersangka Panji Rizki Wardana sedangkan tersangka AM di bawah umur ditempatkan di Bapas Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Anggota Unit Reskrim Polsek Pakal, Surabaya, berhasil meringkus dua jambret beraksi di Jalan Tambak Dono, tepatnya di depan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Polisi terlebih dulu menangkap tersangka Panji Rizki Wardana (18) warga Jalan Kalisari Kecamatan Benowo Surabaya.

Sedangkan, satu tersangka jambret berstatus masih berusia di bawah umur berinisial AM (17) warga Jalan Romokalisari Kecamatan Benowo sempat buron selama satu bulan.

Polisi menangkap jambret cilik itu saat dia berada di warung kopi di kawasan Benowo.

Kanit Reskrim Polsek Pakal, Iptu Ferri Hutagalung menjelaskan tersangka merampas tas milik Maryam (38) warga Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo Surabaya.

Korban nyaris terjatuh ketika berupaya mempertahankan tas miliknya yang dirampas secara paksa oleh tersangka AM.

"Kedua tersangka memepet sepeda motor korban lalu merampas tas slempang yang berada di bahu kirinya," ujarnya, Minggu (12/8/2018).

Ferri mengatakan meski panik namun korban sempat mencatat nomor kendaraan yang dikendarai tersangka. Pihaknya berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan ini berbekal keterangan dari korban berupa ciri-ciri dan nomor kendaraan yang dikendarai dua pejambret.

Dari bukti petunjuk yang mengarah pada kedua tersangka tersebut akhirnya Polisi berhasil menangkap komplotan jambret cilik ini.

"Kedua tersangka mengakui perbuatannya telah merampas tas milik korban. Masing-masing tersangka ditangkap di tempat terpisah," ungkapnya.

Dia menjelaskan setiap kali beraksi kedua tersangka menunggu hingga lalu lintas sepi kemudian membututi korbannya dari arah belakang.

Tersangka cenderung memilih korbannya adalah wanita. Kedua tersangka yang penangguran ini memakai hasil kejahatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Kedua tersangka ini telah tiga kali melakukan perampasan (Jambret) di jalan raya," ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan tetap memproses secara hukum meski tersangka AM masih di bawah umur. Pihaknya menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Satria FU yang digunakan tersangka untuk menjambret.

"Tersangka AM kami tempatkan di Bapas Surabaya sembari menunggu penanganan kasus hukum lebih lanjut," jelasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved