Madiun

Sejak Januari hingga Juli 2018, Ada 13 Warga Madiun Suspect Difteri

Selama Januari hingga Juli 2018, ada 13 kasus suspect difteri di wilayah Kabupaten #Madiun.

Sejak Januari hingga Juli 2018, Ada 13 Warga Madiun Suspect Difteri
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
ILUSTRASI - Vaksinasi difteri. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Selama Januari hingga Juli 2018, ada 13 kasus suspect difteri di wilayah Kabupaten Madiun. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan tahun 2017, yang jumlahnya hanya dua kasus.

Meski demikian, data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menyebut, hingga saat ini dari 13 kasus, belum ada yang divonis positif difteri.

Berdasarkan temuan tersebut, membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun lebih intens untuk melakukan pemeriksaan. Selama Juli hingga Agustus 2018, Dinkes melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri tahap dua, di seluruh Kabupaten Madiun dengan sasaran usia 1-19 tahun.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Upaya Kesehatan (P2UK) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Tri Widodo mengatakan, meski 13 suspect difteri dinyatakan negatif, namun pihaknya meminta masyarakat tetap waspada.

"Kami mengimbau agar warga menjaga kebersihan diri dan lingkungan, karena difteri ini sangat mudah menular, yakni melalui percikan dan sentuhan,"kata Agung saat dihubungi, Minggu (12/8/2018) siang.

Agung mengatakan, dalam kegiatab ORI yang kedua ini, sebantak 163.489 anak ditargetkan mendapatkan suntikan vaksin agar tubuh kebal dari bakteri difteri.

Dinkes berharap, pemberian vaksin tahap kedua ini dapat tercapai lebih tinggi dari putara pertama yang mencapai sekitar 90 persen.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help