Pasuruan

7 Napi Lapas Kelas II B Kota Pasuruan Dinyatakan Bebas di Hari Kemerdekaan Indonesia

Tujuh narapidana di Lapas Kelas II B Kota Pasuruan akhirnya bisa bernafas lega di hari kemerdekaan, Jumat (17/8/2018) pagi

7 Napi Lapas Kelas II B Kota Pasuruan Dinyatakan Bebas di Hari Kemerdekaan Indonesia
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Narapidana di Lapas Kelas II B Kota Pasuruan bebas di hari kemerdekaan, Jumat (17/8/2018) pagi. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Tujuh narapidana di Lapas Kelas II B Kota Pasuruan akhirnya bisa bernafas lega di hari kemerdekaan, Jumat (17/8/2018) pagi.

Ketujuh napi ini bisa menghirup udara bebas. Di momentum kemerdekaan, ketujuh napi dari latar belakang tujuh kasus berbeda ini mendapatkan remisi atau potongan masa tahanan dari Lapas dan dinyatakan langsung bebas.

Singgih Dermawan, langsung sujud syukur mensyukuri berkah dan nikmat di hari kemerdekaan. Ia akhirnya bisa bebas setelah divonis hakim bersalah dan menjalani masa tahanan selama 1 tahun enam bulan.

"Saya bersyukur dapat remisi dua bulan. Seharusnya saya baru keluar Oktober mendatang," kata Singgih kepada SURYAMALANG.COM.

Singgih bersama enam narapidana lainnya memang tampak lega sekali. Bahkan, selepas mendapatkan surat pernyataan bebas dari pihak lapas, mereka pun kegirangan.

Saking girangnya, mereka berlompat bersama sembari melemparkan surat bebasnya.

Singgih dipidana karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pornografi. Sebelumnya dia ditahan di Rutan Kelas 1 Surabaya, namun akhirnya ia dipindahkan ke Lapas Kelas II B Kota Pasuruan.

"Terima kasih kepada pihak lapas yang sudah memberikan saya remisi tahanan. Semoga ini menjadi berkah untuk semuanya. Saya sudah tidak sabar pulang ke rumah dan bertemu dengan keluarga," katanya.

Ia mengaku, remisi langsung bebas ini menjadi kado terindah yang pernah ada di dalam hidupnya. Ia menyebut, keluarganya tidak ada yang tahu jika dirinya mendapatkan remisi dari pihak lapas. Jujur saja, ia menyebut remisi ini memang dirahasiakan oleh pihak lapas.

"Saya kira hanya mendapatkan remisi sebulan. Nah, ternyata langsung mendapatkan remisi selama dua bulan. Terima kasih. Mungkin saya sampai rumah, keluarga , istri dan anak saya akan kaget," jelasnya.

Singgih mengaku tidak akan menatap ke belakang. Ia tidak akan mengingat masa lalunya. Hidup di penjara dan kelamnya menjadi narapidana akan menjadi pelajaran berharga. Ia mengaku tidak akan mengulanginya.

"Saya sudah kapok. Dipenjara kemarin membuat saya sadar dan kalau disuruh kembali lagi saya tidak mau. Saya mau tobat, tidak akan aneh-aneh lagi," akunya sambil mengusap air matanya.

Kasi Registrasi Lapas Kelas II B Kota Pasuruan Marwan mengatakan, ada tujuh narapidana yang mendapatkan Remisi Umum (RU) II atau remisi langsung bebas. Nah, ada 374 narapidana yang mendapatkan Remisi Umum (RU) I.

"Syarat narapidana untuk bisa mendapatkan remisi itu dia berperilaku baik, mengikuti semua persyaratan dari lapas, dan lainnya. Semoga RU I dan II ini bisa bermanfaat untuk narapidana dan jika sudah bebas diharapkan untuk tobat serta tidak mengulangi perbuatannya," tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help