Surabaya

Jalur Kereta Gantung 725 Meter di Jembatan Suramadu Beroperasi Desember 2018

Stasiun kereta gantung itu akan dibangun di sisi barat Jembatan Suramadu.

Jalur Kereta Gantung 725 Meter di Jembatan Suramadu Beroperasi Desember 2018
Desain rencana kereta gantung di sekitar Jembatan Suramadu. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menargetkan Pembangunan proyek kereta gantung di areal Suramadu akan tuntas pada November mendatang. Desember cable car ini sudah bisa dioperasikan untuk umum. 

"Terus dikebut dan kami menargetkan November kereta gantung akan kelar. Pihak ketiga yang kerjakan dan kami desak segera dikerjakan," kata Wali Kota Risma usai Upacara Kemerdekaan di Balai Kota Surabaya, Jumat (17/8/2018).

Saat ini Kota Surabaya akan menyulap wilayah pesisir pantai Timur Surabaya mulai di Suramadu hingga Kenjeran akan menjadi destinasi wisata maritim. Semua wisata akan terintegrasi di pantai ini. 

Salah satu yang saat ini dikerjakan adalah peoyek kereta gantung. Risma berharap proyek sarana wisata baru ini akan menjadi pemicu terkereknya percepatan ekonomi di wilayah Timur Surabaya ini. Sebab, kemajuan wilayah ini tidak sepesat wilayah Barat.

"Namun bukan kami yang mengerjakan kereta gantung itu. Pihak ketiga (PT PP Property) yang mengerjakan semua fasilitas kereta gantung tersebut. Mulai dari stasiun, kabel, hingga kabin kereta," kata Risma. 

Kepala Bappeko Surabaya Ery Cahyadi menuturkan bahwa pihaknya terus mendorong para pengembang untuk sama-sama membangun kota. Memberi kontribusi melalui program CSR mereka. 

"Kami yakin para pengembang itu kalau diajak koordinasi yang baik akan dengan senang hati memberikan CSR mereka. Cable Car ini harus terealisasi tahun ini," kata Ery. 

Sebagaimana rencana tata kota, wilayah Suramadu hingga Kenjeran akan dikembangkan menjadi kota baru. Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo, hingga nantinya akan terintegrasi dengan destinasi wisata baru termasuk kereta gantung yang tengah dikerjakan.

Saat dikonfirmasi, GM Pembangunan PT PP Property Satrio Sujatmiko berharap masyarakat sekitar mendukung Pembangunan kereta gantung. "Kami memberikan proyek CSR berupa Pembangunan kereta gantung. Pondasi untuk terminal sedang kami kerjakan," kata Satrio. 

Semua konstruksi dan fasilitas kereta gantung dikerjakan BUMN ini. Stasiun kereta gantung itu akan dibangun di sisi barat Jembatan Suramadu. Tidak jauh dari lokasi areal 3,5 hektare yang saat ini dimiliki PT PP Property.

Di lahan ini akan dibangun properti berupa apartemen dan perkantoran. Namun saat ini masih berupa areal tanah yang tengah diratakan. Semua areal itu sudah dipagar memutar.

Khusus kereta gantung ini, Satrio menyebutkan bahwa pihaknya akan membangun proyek kereta gantung tahap awal sepanjang 725 meter. Nanti akan ada delapan tiang penyangga kabel baja penghubung antar stasiun. 

"Titik-titiknya saya lupa. Yang pasti stasiun awal ada di sisi kiri Suramadu dan akan membentang melintasi Suramadu. Yang sudah pasti akan dikirim adalah 16 kabin kereta yang kami pesan dari China," kata Satrio.

Dalam schedule di PT PP Property, proyek CSR membangunkan kereta gantung itu harus tuntas tahun ini. Sebab rencana CSR ini sudah lama. Desember menurut Satrio, kereta gantung sudah harus beroperasi.

Penulis: faiq nuraini
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help