Malang Raya

Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 Heboh, Pengunjung Berebutan Kripik Tempe dan Sambal

Plt Wali Kota Malang Sutiaji mengharapkan Festival Kendaraan Hias Kota Malang menggaung sampai ke tingkat nasional bahkan internasional.

Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 Heboh, Pengunjung Berebutan Kripik Tempe dan Sambal - festival-kendaraan-hias-kota-malang-2018_20180819_193818.jpg
sri wahyunik
Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 di halaman Balai Kota Malang, Minggu (19/8/2018).
Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 Heboh, Pengunjung Berebutan Kripik Tempe dan Sambal - festival-kendaraan-hias-kota-malang-2018_20180819_193919.jpg
sri wahyunik
Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 di halaman Balai Kota Malang, Minggu (19/8/2018).
Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 Heboh, Pengunjung Berebutan Kripik Tempe dan Sambal - festival-kendaraan-hias-kota-malang-2018_20180819_194012.jpg
sri wahyunik
Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 di halaman Balai Kota Malang, Minggu (19/8/2018).

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Plt Wali Kota Malang Sutiaji mengharapkan Festival Kendaraan Hias Kota Malang menggaung sampai ke tingkat nasional bahkan internasional. Sehingga pagelaran festival itu mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Malang.

Sutiaji menegaskan, Festival Kendaraan Hias bakal digelar setiap tahun. "Festival ini merupakan kegiatan tahunan, dan akan digelar setiap tahunnya. Namun bagaimana menjadikan event ini getarnya sampai ke nasional, bahkan internasional," ujar Sutiaji saat berpidato membuka Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 di halaman Balai Kota Malang, Minggu (19/8/2018).

Menurutnya, saat ini sektor Pariwisata menjadi sektor unggulan untuk mendatangkan devisa, selain batubara dan minyak bumi. Bahkan pemerintah pusat sedang menuju bagiamana pariwisata bisa berada di urutan pertama penyumbang devisa negara.

Karenanya, tegas Sutiaji, Kota Malang harus berkontribusi pada target tersebut. "Salah satunya dengan menggelar event-event, dan itu sudah masuk dalam kalender wisata sehingga menarik wisatawan," tegasnya.

Sutiaji mengapresiasi pagelaran Festival Kendaraan Hias 2018. Menurutnya, jumlah peserta semakin banyak. Penampilan peserta juga semakin bervariasi, dan semakin kreatif serta menarik.

Ke depan, Festival Kendaraan Hias bakal dipadukan dengan Malang Flower Carnival. Kendaraan hiasnya dipadukan dengan ornamen karnaval bunga di Kota Malang.

Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2018 diikuti oleh 110 kendaraan hias, dan 135 pelajar SMP yang mengendarai sepeda hias. Pawai berangkat dari depan Balai Kota Malang dan berakhir di Perpustakaan Daerah Kota Malang dengan melewati rute Jl Kahuripan - Jl Semeru hingga ke Perpustakaan.

Pawai itu meriah dan dipadati pengunjung. Peserta karnaval adalah organisasi perangkat daerah di Pemkot Malang, perbankan, sekolah, kelurahan, dan kecamatan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menegaskan, kegiatan itu merupakan salah satu event yang digelar untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. "Tidak hanya menggaet wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara," kata Ida Ayu.

Festival kali ini bertema 'Malang Guyub Indonesia Satu'. Menurut Ida Ayu, tema ini menunjukkan keberagaman Kota Malang tetapi bersatu padu dan berkomitmen membangun Indonesia.

Halaman
12
Tags
Malang
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved