Jombang

Istri Mantan Bupati Jombang Menangis dan Pingsan Dengar Tuntutan Jaksa

Tjaturiana Yuliastuti, istri mantan Bupati Jombang Nyono Suharli, menangis dan pingsan di ruang sidang ketika mendengar jaksa dari KPK.

Istri Mantan Bupati Jombang Menangis dan Pingsan Dengar Tuntutan Jaksa
suryamalang.com/sutono
POLITISI GOLKAR - Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, saat menyambut Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar di Jombang, Minggu (3/7/2016). Saat itu, Setya Novanto yang datang bersama istrinya, memastikan akan mendukung lagi Nyono sebagai calon bupati Jombang. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya heboh. Tjaturiana Yuliastuti, istri mantan Bupati Jombang Nyono Suharli, menangis dan pingsan di ruang sidang ketika mendengar jaksa dari KPK membaca tuntutan terhadap terdakwa Nyono Suharli, suaminya, Selasa (21/8/2018).

Dalam sidang di pengadilan Tipikor yang berada di jalan Juanda Sidoarjo ini, jaksa penuntut umum (JPU) Wawan Yunareanto menuntut Nyono Suharli dengan hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp 300 juta, subsider tiga bulan penjara.

Mendengar tuntutan itu, Tjaturiana Yuliastuti yang duduk di kursi pengunjung ruang sidang Cakra langsung menangis. Dia seperti tak kuat menahan diri mendengar suaminya dituntut setinggi itu.

Mantan Bupati Jombang Nyono Suharli bersama istri, Tjaturiana Yuliastuti.
Mantan Bupati Jombang Nyono Suharli bersama istri, Tjaturiana Yuliastuti. (pemkab jombang)

Demikian halnya para kerabat dan simpatisan Nyono, juga terlihat sangat kaget mendengar tuntutan ini. Mereka sempat berteriak haru ketika mendengar jaksa membaca tuntutannya di dalam sidang yang diketuai oleh hakim Unggul Warso Mukti tersebut.

Ketika jaksa masih membaca tuntutannya, di kursi pengunjung barisan paling depan, beberapa wanita terlihat langsung merangkul Tjaturiana yang menangis.

Beberapa saat kemudian, istri Nyono yang sambil menangis itu terlihat lemas dan pingsan di kursinya.

Suasana ruang sidang pun semakin heboh. Sejumlah petugas pengadilan bersama beberapa pengunjung lantas membopong Tjaturiana yang dalam keadaan tidak sadar itu keluar ruang sidang.

Pihak Nyono merasa tuntutan itu terlalu berat. Bahkan, kuasa hukum terdakwa Agus Sudjatmoko menyebut bahwa tuntutan terlalu berat dan pasal yang dioakai tidak sesuai dengan fakta persidangan.

"Tuntutan itu tidak pantas, fakta persidangan tidak demikian," jawabnya usai sidang.

Menurut Agus, pasal yang sesuai dengan fakta persidangan seharusnya pasal 11 huruf a. Alasannya, itu juga terkait dengan terdakwa Inna, penyuap Nyono yang dikenai pasal 13.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help