Malang Raya
Misteri Penyebab Kematian Penarik Gerobak Sampah di Kota Malang Akhirnya Terjawab
Polisi mendapatkan keterangan terbaru atas meninggalnya Sugito (43), penarik gerobak sampah, warga Jl Janti Selatan Gang VII.
Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SUKUM - Polisi mendapatkan keterangan terbaru atas meninggalnya Sugito (43), penarik gerobak sampah, warga Jl Janti Selatan Gang VII, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Dari hasil rekontruksi yang dilakukan Jumat lalu (24/8/2018), Sugito diketahui meninggal dunia karena kepalanya tergencet bak truk bagian belakang.
Hal itu disampaikan Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta, Minggu (26/8/2018).
Sebelumnya para saksi mengatalan, Sugito jatuh hingga kepalanya membentur tembok.
Selain itu, juga ada keterangan yang menyebutkan bahwa Sugito melompat hingga kepalanya membentur pintu bak truk sampah.
"Hasil rekontruksi korban terjepit dump truk dan tembok bak sampah. Kunduran truk,” ujar Anang.
Dalam rekontruksi itu, polisi kembali memintai keterangan para saksi. Selain itu, polisi juga membawa hasil visum. Dari hasil visum, diketahui kalau kepala Sugito remuk.
"Rekonstruksi dan keterangan saksi-saksi, serta hasil visum menujukkan kepalanya remuk," papar Anang.
Namun tidak ada penetapan tersangka dalam kasus itu. Sopir truk Sutrisno tidak dijadikan tersangka setelah adanya penyelesaian secara kekeluargaan.
"Sudah didamaikan Pemkot Malang dengan keluarga korban," ujar Anang.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Sugito pada Rabu (22/8/2018) sekitar pukul 10.00, tewas mengenaskan.
Saat ditemukan, dia sudah dalam kondisi tewas dengan kepala luka parah di tempat kerjanya Jl Keben, Kelurahan Bandungrejosari.
Menurut Mulyati (52) saksi di lokasi yang juga pemulung, saat kejadian, ada truk sampah berjalan mundur berencana mengganti bak truk yang kosong dengan bak truk yang penuh sampah.
Mulyati sempat melihat Sugito berada di bak truk yang penuh sampah. Saat bak sampah hendak dipindah, Sugito terlihat seperti hendak berpindah tempat.
"Sepertinya dia berencana melompat ke bawah," ujar Mulyati.