Persebaya Surabaya

Persebaya Hindari Adu Penalti saat Bertemu PSBI Blitar di Piala Indonesia 2018

Asisten Pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, mengincar gol cepat saat timnya jumpa PSBI Blitar pada babak pertama Piala Indonesia

Persebaya Hindari Adu Penalti saat Bertemu PSBI Blitar di Piala Indonesia 2018
JUARA.net
Gelandang Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando (kanan). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Asisten Pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, mengincar gol cepat saat timnya jumpa PSBI Blitar pada babak pertama Piala Indonesia 2018.

Stadion Jala Krida Bumimoro, menjadi lokasi pertandingan dengan sistem gugur tersebut, Minggu (02/09/2018) pukul 15:00 WIB.

“Sebagai tim tamu, saya ingin cetak gol, PSBI pasti juga begitu. Secepatnya kita harus bisa cetak gol karena ini sistem gugur,” ujar Bejo mengingatkan pemainnya, (1/9/2018).

Apa pun itu alasannya seperti lapangan yang keras, Bejo menegaskan timnya harus mencetak gol dalam waktu 90 menit permainan.

Ia tidak ingin bila nihil gol dan pertandingan babak 128 ini berlanjut ke babak adu penalti dengan sistem gugur.

“Bila tidak ada gol, karena ini sistem gugur maka bisa adu pinalti. Saya ingin pemain bisa buat gol dan manfaatkan sejak menit awal,” tambahnya.

Sementara itu, Oktafianus Fernando yang berposisi sebagai sayap Persebaya menganggap pertandingan ini sangat penting.

Sebagai pemain profesional, Ovan sapaan akrabnya tidak akan menganggap remeh lawan yang datang dari kasta tiga.

“Semua pertandinan penting. Apalagi ini pakai sistem gugur jadi tidak boleh meremehkan lawan, kita harus fight,” tegas Ovan. (Ndaru Wijayanto)

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved