Malang Raya

Melihat dari Dekat Rapat Paripurna Anggota Baru DPRD Kota Malang

Namun demikian, empat fraksi di DPRD Kota Malang itu masih memberikan catatan KUPA dan PPAS APBD-P 2018 tersebut.

Melihat dari Dekat Rapat Paripurna Anggota Baru DPRD Kota Malang
alfi syahri ramadana
Rapat paripurna DPRD Kota Malang dengan agenda pembahasan nota kesepakatan antara Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang tentang KUPA dan PPAS P-APBD 2018, Rabu (12/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Rapat paripurna DPRD Kota Malang berjalan lancar. Pada rapat paripurna pertama usai dilantiknya 40 anggota DPRD itu membahas agenda penyampaian pandangan fraksi mengenai nota kesepakatan bersama antara Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang terkait Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Rapat berjalan lancar tanpa ada skorsing maupun interupsi dari anggota dewan. Berdasarkan pantauan, empat fraksi menyatakan setuju dengan nota keseakatan dan kesepahaman antara Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang tentang KUPA dan PPAS APBD-P 2018. Empat fraksi yang sudah menyatakan setuju adalah PDI-P, PKB, Golkar dan Demokrat.

Namun demikian, empat fraksi di DPRD Kota Malang itu masih memberikan catatan KUPA dan PPAS APBD-P 2018 tersebut.

Salah satu catatan yang diberikan oleh empat fraksi tersebut adalah permasalahan pendidikan sebagai penerima alokasi dana APBD terbesar. Salah satu catatan diberikan oleh fraksi PKB.

Fraksi yang diketuai oleh Siti Aminah Rofii itu berharap Dinas Pendidikan Kota Malang bisa semakin meningkatkan mutu pendidikan. Apalagi saat ini pendidikan merupakan penerima alokasi APBD terbesar.

"Dinas pendidikan harus bisa benar-benar meningkatkan mutu pendidikan di kota Malang. Selain itu paling tidak harus memperbanyak studi banding sistem pembelajaran di pesantren," ucap Siswo Waroso saat membacakan pandangan fraksi PKB, Rabu (12/9/2018).

Hal senada juga disampaikan oleh Fraksi Golkar. Disampaikan ketua fraksi Golkar, Musolli saat penyampaian pandangan fraksi. Ia menilai saat ini dinas pendidikan harus lebih bekerja keras untuk bisa mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan alokasi dana terbesar yang diterima.

"Harus ada terobosan inovatif agar pendidikan di kota Malang bisa semakin maju," terangnya.

Sementara itu, Fraksi PDI-P lebih menyoroti kepada pembangunan sektor ekonomi. Saat penyampaian pandangan fraksi, ketua fraksi PDI-P, Sugiono menilai pemkot Malang harus bisa meningkatkan sektor ekonomi kerakyatan.

"Ekonomi kerakyatan kedepan harus menjadi prioritas untuk terus dikembangkan," pungkasnya.

Tags
Malang
Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help