Gresik

Ketika Penjambret Pulang Kampung Setelah Kabur Selama Enam Bulan

NH alias Edi dan MSI, keduanya warga Genteng Kali, Surabaya yang menjambret di wilayah Kecamatan Cerme berhasil ditangkap setelah berbulan-bulan

Ketika Penjambret Pulang Kampung Setelah Kabur Selama Enam Bulan
JAMBRET - Salah satu tersangka diamankan di Mapolsek Cerme untuk menjalani hukuman atas kejahatan menjambret, Rabu (12/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK – NH alias Edi dan MSI, keduanya warga Genteng Kali, Surabaya yang menjambret di wilayah Kecamatan Cerme berhasil ditangkap setelah berbulan-bulan menjadi buronan jajaran Polres Gresik. Tersangka ditangkap atas identitas korban yang wajah dan motornya terekam kamera pengintai.

Perbuatan menjambret dilakukan dua tersangka pada bulan Maret 2018. Saat itu yang menjadi korban yaitu Eka Melianawati, warga Cerme yang mengendarai motor sendirian di Jl Raya Tambak Beras, Kecamatan Cerme.

Kedua tersangka berhasil menjambret tas korban yang berisi SIM, KTP, Telepon seluler (Ponsel) dan uang tunai Rp 400.000. Akibat menjadi korban kejahatan, korban langsung lapor ke Polsek Cerme. Dari laporan itu, anggota Polsek Cerme langsung mencari rekaman CCTV sehingga bisa melihat wajah dan kendaraan yang dipakai kedua tersangka.

Atas identitas itu, anggota reskrim Polsek Cerme langsung melacak keberadaan pelaku dengan koordinasi dengan Polsek Genteng. Namun, tersangka berhasil kabur dan ditetapkan menjadi daftar pencarian orang (DPO).

"Kemudian, anggota koordinasi dengan Polsek Genteng untuk memantau keberadaan tersangka. Sehingga ketika pulang kampung langsung ditangkap," kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, Rabu (12/8/2018).

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya diatas lima tahun.

Atas tertangkapnya kedua tersangka sepesialis jambret, Kapolres Gresik mengingatkan kepada masyarakat khususnya para perempuan agar menempatkan barang bawaannya di dalam jok. Sehingga tidak memancing kejahatan.

"Modus kedua tersangka ini, pelaku pelaku mengincar para perempuan yang membawa tas selempang di samping. Sehingga itu harus dihindari agar tidak memancing perhatian pelaku," kata mantan Kapolres Bojonegoro.

Penulis: Sugiyono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help