Lamongan

Dinilai Meresahkan Warga, Polres Lamongan Bersih-Bersih Anak Punk Di Jalanan

Anak punk dinilai melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat dengan cara meminta uang sambil mengamen

Dinilai Meresahkan Warga, Polres Lamongan Bersih-Bersih Anak Punk Di Jalanan
surya malang/Hanif Manshuri
Anak punk yang diamankan Polisi dari jalanan di Lamongan, Jumat (14/9/2018) 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Jajaran Polsek di wilayah Polres Lamongan Jawa Timur tidak akan memberi kesempatan bagi anak anjal maupun anak punk bebas berkeliaran. Setelah sebelumnya dua anak punk diamankan di Stasiun Sumlaran, kini giliran empat anak punk digaruk di pertigaan Sumlaran Sukodadi.

"Kita tidak ingin wilayah ini terganggu karena keberadaan anak punk dan anjal," kata Kapolsek Sukodadi, Slamet, Jumat (14/9/2018).

Empat anak punk yang diamankan di pertigaan traffic light Sumlaran dengan dandanan yang cukup serem.
Dimana dua diantara dari empat anak punk masih dibawah umur. Mereka diantaranya, RR (17), Nur Iman (18), RM (17) dan Aziz (18) semuanya asal Desa Weru Kecamatan Paciran.

Keberadaan empat anak punk dinilai melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat dengan cara meminta uang sambil mengamen. Mereka hanya bertepuk tangan sebagai pengiring nyanyian untuk meminta uang kepada para pengguna jalan saat berhenti di traffic light.

Keempat anak punk tersebut dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi perbuatannya. "Setelah itu mereka kami pulangkan dan serahkan kepada orang tuanya," tutur Slamet.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved