Jember

Hutan di Gunung Argopuro Dikabarkan Terbakar, Petugas Mengecek Tapi Kehilangan Sinyal

Kawasan hutan di Gunung Argopuro, kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang dikabarkan terbakar.

Hutan di Gunung Argopuro Dikabarkan Terbakar, Petugas Mengecek Tapi Kehilangan Sinyal
google maps
Kawasan hutan di Gunung Argopuro, kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang yang kakinya berada di wilayah empat kabupaten: Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Kawasan hutan di Gunung Argopuro, kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang dikabarkan terbakar. Sementara itu berdasarkan pantauan satelit, ditemukan empat titik api di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah 3 Jember Setyo Utomo membenarkan adanya titik api atau hot-spot itu.

"Informasinya begitu. Karenanya setelah mendapat kabar itu, kami mengecek ke lokasi. Namun petugas yang mengecek sampai hari ini belum memberi kabar karena di sana tidak ada sinyal," ujar Setyo yang dihubungi SuryaMalang.com, Jumat (14/9/2018).

Info munculnya titik api itu didapatkan dua hari lalu. Titik itu berada di kawasan Taman Hidup yang berada di wilayah administratif Kabupaen Probolinggo. Petugas pun mengecek ke lokasi, namun api itu sudah padam. Titik api itu membakar kawasan sekitarnya.

Kemudian ada laporan baru adanya titik api baru di tempat lain. Petugas pun kini masih mengecek kawasan yang dilaporkan adanya titik api baru itu.

Sementara itu, untuk pendakian ke Gunung Argopuro sudah ditutup sejak 10 Agustus lalu, hingga batas waktu belum ditentukan. Pegunungan Argopuro memanjang dengan kakinya berada di empat kabupaten yakni Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo.

Ada dua pintu masuk pendakian yakni di Situbondo da Krucil - Probolinggo. Argopuro merupakan gunung dengan jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa.

Karenanya, untuk mengecek lokasi yang oleh satelit diketahui sebagai titik api, petugas KSDA wilayah 3 harus menempuh waktu dua hari.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved