Trenggalek

Jadi Buron 19 Bulan, Dua Maling Bunga Cengkih di Trenggalek Terancam 7 Tahun Penjara

MALING CENGKIH - Jadi buron 19 bulan: Suwanto (25) warga Dusun Krajan, Desa Karangturi, Munjungan, Trenggalek, dan AM (17).

Jadi Buron 19 Bulan, Dua Maling Bunga Cengkih di Trenggalek Terancam 7 Tahun Penjara
Salah satu pencuri cengkih yang ditangkap polisi Trenggalek. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Setelah 19 bulan menjadi buron, Suwanto (25) warga Dusun Krajan, Desa Karangturi, Kecamatan Munjungan, Trenggalek, dan AM (17) akhirnya ditangkap polisi.

Keduanya adalah pelaku pencurian cengkih yang kabur sejak Februari 2017, setelah dua rekannya tertangkap.

Menurut Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, seorang warga Desa Karangturi, Kecamatan Munjungan bernama Siti Fatimah (55) melapor kehilangan bunga cengkih pada 12 Februari 2017.

Anggota Unit Reskrim Polsek Munjungan kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, dua pelaku berhasil ditangkap. Mereka adalah Nurhariyadin (24) dan Ilham Mashuda warga Desa Craken, Kecamatan Munjungan.

“Dua orang ini sudah ditangkap lebih dulu dan sudah menjalani hukuman. Yang dua ini kabur kemudian kami tetapkan dalam DPO,” terang Didit, Jumat (14/9/2018).

Polisi kesulitan melacak keberadaan dua pelaku yang kabur. Namun setelah hampir dua tahun berlalu, polisi mendapatkan petunjuk keberadaan Suwanto dan AM. Polisi kemudian menyergap keduanya di Lakar Santri, Kota Surabaya pada Rabu (29/8) silam.

“Keduanya berhasil kami tangkap, terus langsung kami bawa ke Trenggalek. Mereka tengah menjalani proses hukum,” tambah Didit.

Dari pengakuan keduanya, mereka berkomplot untuk mencuri bunga cengkih milik Siti. Saat itu nilai bunga cengkih yang dicuri sekitar Rp 2.500.000. Cengkih hasil curian ini kemudian dijual, dan uangnya dibagi.

Keduanya kini ditahan di Mapolres Trenggalek. Penyidik Satreskrim Polres Trenggalek menjerat mereka dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman tujuh tahun pejara. Didit pun mengapresiasi anggotanya yang telah menangkap dua buron ini.

“Ini membuktikan bahwa kami menangani perkara hingga tuntas. Butuh kesabaran dan kegigihan untuk memburu dua DPO ini,” tandas Didit.

Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved