Malang Raya

Begini Penjelasan Dinas Perhubungan Tentang Titik-titik Baru Parkir di Kabupaten Malang

Hafi Lutfi mengatakan bahwa saat ini titik-titik baru parkir di Kabupaten Malang masih belum banyak yang terdata.

Begini Penjelasan Dinas Perhubungan Tentang Titik-titik Baru Parkir di Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan bahwa saat ini titik-titik baru parkir di Kabupaten Malang masih belum banyak yang terdata.

Untuk itu, pihaknya mulai melakukan pendataan soal titik-titik baru parkir.

“Soal titik-titik baru parkir  kami tugaskan petugas khusus untuk melakukan pendataan titik-titik parkir baru tersebut,” terang Lutfi ketika dikonfirmasi, Minggu (23/9/2018).

Lutfi menambahkan titik-titik baru parkir akan berimbas positif. Misalnya turut menyumbang pendapatan daerah yakni rumah sakit, klinik, tempat wisata dan tempat lainnya.

"Imbasnya positif ya, untuk tempat wisata yang dikelola oleh warga atau karang taruna, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan masing-masing. Begitu juga dengan rumah sakit, ataupun klinik juga sama,” imbuhnya.

Saat ini Dinas Perhubungan kelola parkir berjumlah 650 titik.

Lutfi optimis saat melakukan pendataan, Dishub dapat menetapkan 75 titik baru.

Adanya titik baru parkir itu, totalumlah parkir di Kabupaten Malang adalah 725 titik.

“Strategis sekali di kabupaten malang ada 725 titik, selama ini berjalan sangat baik sehingga pendapatan daerah dari sektor parkir bertambah,” katanya.

Tidak dipungkiri, Kadishub ini juga  memerlukan dukungan dari para jajaran DPRD  Kabupaten Malang. Tujuannya agar target parkir dapat ditetapkan atas sebuah studi bukan dari perkiraan atau asal berhitung.

"Bukan berarti saat ini tidak jelas, namun jika sama-sama melihat lokasi, maka akan diketahui kondisinya, maka dari itu kita butuh dukungan DPRD  Kabupaten Malang,” ujarnya.

Tahun ini, Lutfi mengatakan target parkir setelah Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) adalah Rp 2,35 miliar. Dari target itu telah tercapai Rp 1,71 miliar. 

Agar semakin mencapai target pihaknya akan melakukan sosialisasi, memberikan sarana dan dan kelengkapan juru parkir. Jika ada petugas parkir yang curang dirinya tak segan memberi sanksi.

“Saat mereka bertugas, wajib menggunakan rompi dan dilengkapi dengan kartu anggota. Perlu sekali sebuah komunikasi dengan jukir, bentuknya bisa ngopi bareng, kami sosialisasikan tentang parkir, dengan tujuan agar tidak terjadi kebocoran. Jika ada yang curang ya konsekuensinya sanksi berupa menarik kartu anggota," bebernya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved