Arema Malang

Presiden Kehormatan Arema FC Yakin Aremania Jaga Kondusifitas saat Singo Edan Menjamu Bajul Ijo

Rendra Kresna mengajak #aremania maupun masyarakat lainnya untuk menciptakan suasana yang menyenangkan bukan mencekam.

Penulis: Dya Ayu | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Rendra Kresna, Presiden Kehormatan Arema FC. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Rendra Kresna, Presiden Kehormatan Arema FC, percaya aremania dapat menjaga kondusifitas saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya, Minggu (30/9/2018).

Terlepas dari insiden pengeroyokan yang menimpa suporter Persija di kandang Persib Bandung, Minggu (23/9/2018), pihaknya yakin aremania bukanlah suporter yang dapat dibutakan dengan segala hal.

"Suporter Arema tampil yang terdepan dalam memberikan gambaran dalam sepakbola dan sebuah olahraga yang tampil dalam kesuportifannya. Tidak hanya di lapangan tapi juga di luar lapangan. Yang jelas kami terus memberikan pencerahan pada masyarakat agar suportif sebagaimana suporter Arema," kata Rendra Kresna, Senin (24/9/2018).

Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Malang itu menilai, insiden bentrok dan pengeroyokan yang terjadi saat pertandingan big match maupun laga biasa di sejumlah daerah, baik dalam maupun luar Malang terjadi karena adanya perilaku tidak suportif dari pihak yang berseteru.

"Kalau kemudian aremania jadi korban lalu suporter lain kemarin ada Jak Mania yang jadi korban, itu pasti terjadi kesalahan dalam mempersepsikan soal olahraga terutama sepakbola. Saya kira ini tugas kita bersama, klub, korlap atau pimpinan suporter, masyarakat dan tentunya pemerintah untuk memberi pencerahan bahwa olahraga ini olahraga yang murah dan yang paling digemari oleh masyarakat," jelasnya.

Rendra mengajak semua pihak baik aremania maupun masyarakat lainnya untuk menciptakan suasana yang menyenangkan bukan mencekam di Stadion Kanjuruhan saat Arema FC melawan Persebaya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved