Bisnis

Perusahaan Rokok Dan Miras Ilegal Bakal Didenda Hingga Rp 4 Miliar Oleh Bea Dan Cukai

Bea dan Cukai akan terus melakukan sinergitas dengan aparat TNI-Polri untuk melindungi produk-produk legal di Indonesia

Perusahaan Rokok Dan Miras Ilegal Bakal Didenda Hingga Rp 4 Miliar Oleh Bea Dan Cukai
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Dok. Miras Ilegal 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA -  Bea dan Cukai akan mendenda perusahaan yang mengedarkan rokok dan minuman keras secara ilegal.

"Dendanya sebesar Rp 4 miliar untuk perusahaan yang mengedarkan barang ilegal," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi di Kantor Bea Cukai Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Heru juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sinergitas dengan aparat TNI-Polri untuk melindungi produk-produk legal. "Yang ilegal akan kami tindak semua. Setelah ada keputusan, kami akan eksekusi," ujarnya.

Menurut Heru, rokok dan miras ilegal tersebut dijual di sejumlah wilayah di Jakarta.

 "Karena ini di Marunda dekat pelabuhan, kita tangkap di tempat-tempat yang jual secara ilegal. Jakut, Jaktim, Jakbar, Jaksel merata semua," kata Heru.

Asal miras-miras ilegal tersebut umumnya dari Singapura, namun negara tersebut dikatakan Heru bukan merupakan negara produsen.

"Singapura hanya tempat transit point," ujarnya.

Untuk peredaran rokok ilegal, Heru mengatakan, produsennya kebanyakan merupakan perusahaan rokok lokal di Pulau Jawa.

"Ada yang dari Jateng dan Jatim, perusahaan lokal sih," katanya.

Sebelumnya Kementerian Keuangan melalui Bea dan Cukai melakukan pemusnahan terhadap 2.245 botol minuman keras ilegal dan 2.231.935 juta batang rokok ilegal di Kantor Bea Cukai Marunda, Jakarta Utara.

Pemusnahan tersebut dilakukan intensif sejak 2016 hingga 2018.

"Kami melakukan tindakan ini dengan melindungi yang benar dan menangkap yang salah," tutur Heru Pambudi.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved