Mojokerto

Siswa SMA Di Mojokerto Juga Lakukan Sholat Ghaib Untuk Korban Meninggal Di Palu Dan Donggala

Kegiatan sholat ghaib dan penggalangan dana sosial seringkali dilakukan ketika terjadi bencana maupun ketika ada siswa yang berduka

Siswa SMA Di Mojokerto Juga Lakukan Sholat Ghaib Untuk Korban Meninggal Di Palu Dan Donggala
surya malang/Danendra Kusuma
Para siswa SMAN 1 Sooko Mojokerto menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018) 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Siswa SMAN 1 Sooko Kabupaten Mojokerto melakukan sholat ghaib untuk korban bencana alam Palu dan Donggala. Sholat ghaib itu sendiri diikuti sekitar 1.240 siwa digelar di halaman SMAN 1 Sooko Mojokerto, Selasa (2/10/2018).

Siswi kelas 10 IPA 4 Yolanda Dwi Asmara (15) mengatakan, selain mengumpulkan dana, para siswa juga melaksanakan shalat ghaib.

"Kami berdoa untuk korban yang meninggal dunia Husnul Khotimah. Kami juga mendonasikan uang untuk korban yang selamat," katanya.

Siswa lain bernama, Fitra Muhammad Fauzi mengatakan, penggalangan dana dilakukan mulai kemarin, Senin (1/10). Para siswa diajak untuk mendonasikan sebagian dari uang sakunya untuk korban bencana alam Palu dan Donggala.

"Kami menginformasikan kepada teman-teman sebaiknya, sedikit dari uang saku didonasikan. agar uang tersebut bisa berguna untuk warga Palu dan Donggala," terangnya.

Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam, Fathur Rahman menjelaskan, Kegiatan hari ini tidak lain untuk pembelajaran bagi anak-anak didik dan para guru. Kegiatan juga merupakan upaya implementasi kurikulum 13 yakni kompetensi inti yang bersifat sosial.

"Sebagai saudara sebangsa dan setanah air sudah sepatutnya kami saling membantu meringankan beban. Jadi kami benar-benar memanfaatkan peristiwa bencana yang menimpa masyarakat Palu dan Donggola untuk melatih kepekaan siswa," katanya.

Fathur menambahkan, kegiatan sholat ghaib dan penggalangan dana sosial rutin diadakan ketika terjadi bencana maupun ketika ada salah satu siswa yang berduka.

"Total ada 1.240 siswa dari semua kelas yang mengikuti shalat gaib dan penggalangan dana. Untuk hasil donasi rata-rata dapat mengumpulkan Rp 3.500.000. Nanti teknis penyaluran bantuannya lewat lembaga seperti Lazisnu," pungkasnya. 

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved