Arema Malang

Terkait Pelanggaran Kode Disiplin yang Dilakukan Aremania, Ini Komentar Joko Driyono

PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran kode disiplin yang dilakukan suporter Arema.

Terkait Pelanggaran Kode Disiplin yang Dilakukan Aremania, Ini Komentar Joko Driyono
BolaSport.com
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, memberikan sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Oktober 2017 di Hotel Agro Kusuma Batu, Jawa Timur, Rabu (25/10/2017) sore. 

SURYAMALANG.COM - PSSI selaku federasi sepak bola tertinggi di Tanah Air memastikan akan memberikan sanksi untuk Arema FC maupun panitia penyelenggara pertandingan.

Ini buntut dari terjadinya sejumlah insiden sepanjang laga antara Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10/2018).

PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran kode disiplin yang dilakukan suporter Arema FC, Aremania.

Baca: Iwan Budianto : Beri Hukuman Setimpal Atas Pelanggaran Disiplin yang Dibuat Arema FC

Baca: Kapten Arema FC Hamka Hamzah Buka Suara Tentang Nyanyian Rasis Aremania di Kanjuruhan

Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI Joko Driyono mengatakan, pada laga tersebut, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran.

Hasil laporan tim melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi referensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksi.

"PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola,” kata Joko dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (7/10/2018).

Joko menegaskan, PSSI tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran kode disiplin.

Baca: Usai Kalahkan Persebaya Surabaya, Arema FC Fokus Hadapi PSM Makassar

Baca: Media Italia Soroti Sepak Bola Indonesia, Mulai Laga Persib dan Arema sampai Tewasnya Suporter

Menurut Joko, pascapenghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan.

"Kami juga telah mengingatkan untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasial dan provokatif,” ucap Joko.

Laga Arema FC dan Persebaya berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Namun, kemenangan ini tercoreng dengan ulah suporter yang meneriakan cacian hinaan dan rasial.

Laga juga diwarnai adanya oknum suporter yang menorobos masuk ke lapangan pada jeda babak pertama dan beberapa saat setelah babak kedua berakhir.

Seorang oknum suporter yang masuk ke lapangan bahkan kedapatan sempat menantang seorang pemain Persebaya berkelahi.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help