Arema Malang

Warga Kota Malang Dikeroyok Aremania di Kanjuruhan, Polres Malang Membenarkan Insiden Ini

Aremania Keroyok Kawan Sendiri Karena Salah Paham di Kanjuruhan, Polres Malang Membenarkan Insiden Ini

Warga Kota Malang Dikeroyok Aremania di Kanjuruhan, Polres Malang Membenarkan Insiden Ini
IST
Warga Kota Malang dikeroyok Aremania di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (6/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Nasib nahas menimpa Muslimin (28), warga Muharto, Kota Malang yang sedang mendukung Arema FC saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya Sabtu lalu di Stadion Kanjuruhan (6/10/2018).

Muslimin tak menyangka dirinya malah mendapatkan perlakuan tak mengenakkan berujung kekerasan dari oknum suporter klub berjuluk Singo Edan.

Alkisah, saat sedang asik menonton jalannya pertandingan, putrinya yang masih berusia 15 bulan tak sengaja mendapat lemparan gelas plastik berisi es batu dari oknum Aremania.

Tak terima putrinya mendapat lemparan, Muslimin langsung menegur oknum Aremania tersebut agar tak melempar secara sembarangan.

Sayangnya, oknum Aremania tak mengindahkan tegurannya, justru membalas teguran Muslimin dengan kata-kata 'Bonek' dan kalimat kotor lokal yang disebut 'misuh'.

Parahnya lagi, oknum Aremania yang sedang menonton bersama banyak temannya langsung terpancing dan ikut-ikutan menghajar Muslimin secara brutal.

"Saya niat tegur awalnya karena waktu itu mereka (Aremania) tak sengaja lempar kena anak saya, nah saya kemudian dipukuli. Padahal KTP Malang punya saya berusaha saya tunjukkan, mereka tak percaya teriaki saya bonek j....k. Waktu itu saya tetap saja dihajar di tribun tengah," ungkap pria yang akrab di sapa Ambon ketika dikonfirmasi, Senin (8/10/2018).

Beruntung Muslimin tidak sampai kehilangan nyawa akibat dikeroyok seperti yang terjadi di Bandung saat laga Persib melawan Persija. Saat itu pihak kepolisian dan tentara yang berjaga di tribun langsung berusaha melerai pengeroyokan yang dialami oleh Muslimin.

Akibat dikeroyok, Muslimin harus menerima tubuhnya mengalami lebam parah. Terpaksa ia harus ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Akibat luka lebam yang dialaminya, Muslimin mengaku masih tidak bisa melakukan aktivitas secara normal seperti sediakala.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved