Bisnis

Menteri ESDM: Pukul 18.00 WIB Harga Premium Naik Jadi Rp 7.000 Per Liter

Untuk Jamali (Jawa, Madura, dan Bali) harga Premium per liter jadi Rp 7.000. Sementara di luar Jamali jadi Rp 6.900 per liter

Menteri ESDM: Pukul 18.00 WIB Harga Premium Naik Jadi Rp 7.000 Per Liter
HAI
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, NUSA DUA -  Pemerintah menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium mulai hari ini pukul 18.00 WIB. Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) juga telah mengumumkan kenaikan harga BBM jenis Pertamax dan Dex series serta biosolar non PSO yang berlaku hari ini sejak pukul 11.00 WIB.

"Untuk Jamali (Jawa, Madura, dan Bali) harga Premium per liter jadi Rp 7.000. Sementara di luar Jamali jadi Rp 6.900 per liter," kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat ditemui di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Rabu (10/10/2018).

Jonan menjelaskan, kenaikan harga premium dikarenakan harga salah satu acuan minyak dunia, yaitu Brent, sudah lebih di atas 80 dollar AS per barrel. Selain itu, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) juga mengalami kenaikan yang membuat pemerintah memutuskan perlunya penyesuaian harga.

Meski harga premium naik, Jonan memastikan besaran kenaikan harga tersebut sudah memperhitungkan berbagai kondisi di dalam negeri.

Jonan juga menyebut kenaikan harga premium yang dilakukan pemerintah sekitar 7 persen, sementara harga minyak dunia sudah naik 25 persen dari data terakhir.

Jonan memastikan, untuk BBM subsidi seperti biosolar PSO tidak naik atau tetap Rp 5.150 per liter.

Pertimbangannya karena banyak aktivitas ekonomi seperti logistik hingga transportasi yang bergantung pada biosolar PSO ini, sehingga harapannya kenaikan premium tidak merembet pada kenaikan harga-harga lainnya.

"Sekarang tergantung sosialisasi Pertamina mengumumkan hal ini ke 2.500 SPBU di seluruh Indonesia, paling lambat pukul 18.00 WIB," tutur Jonan.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help