Persebaya Surabaya

Persebaya Terancam Kehilangan David da Silva saat Menjamu Borneo FC di Stadion GBT

David da Silva, striker Persebaya Surabaya belum bisa dipastikan bisa diturunkan atau tidak di laga selanjutnya

Persebaya Terancam Kehilangan David da Silva saat Menjamu Borneo FC di Stadion GBT
habibur rohman
TAMPIL NGOSEK - Penampilan Persebaya pada laga tandang menunjukkan permainan khas yang "ngosek" di Stadion Kanjuruhan Malang. Pemain menunjukkan tanggung jawab membawa dan mengamankan bola pada wilayah masing masing pemain. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – David da Silva, striker Persebaya Surabaya belum bisa dipastikan bisa diturunkan atau tidak di laga selanjutnya kala Persebaya menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (13/10/2018).

Belum adanya kepastian itu tidak lepas dari cedera yang dia alami di bagian lutut kanannya kala melakoni laga lawan Arema FC, Sabtu (6/10/2018).

Bahkan, usai laga itu, pemain asal Brasil tersebut harus absen di dua hari awal latihan Persebaya, yaitu di hari Senin-Selasa (8-9/10/2018).

Di hari ketiga latihan, striker yang sudah mencetak 16 gol hingga pekan ke-24 Liga 1 tersebut sudah ikut berlatih. Namun masih terpisah bersama dua pemain Persebaya lain, Raphael Maitimo dan Izzac Wanggai.

“Selain Raphael Maitimo, dan Issac Wanggai, ada tambahan lagi David da Silva yang latihan terpisah. David masih mau meyakinkan diri besok (Kamis, 11/10/2018), untuk kontrol lebih serius ke dokter, hanya meyakinkan diri saja. Jadi belum ada jaminan David besok lawan Borneo dia bisa turun,” terang pelatih asal Majalengka tersebut usai pimpin latihan di GBT, (10/10/2018).

Kondisi itu dipertegas oleh dokter Persebaya, Pratama Wicaksana. Diungkapkan Pratama, David masih akan melakukan pemeriksaan Magnetic resonance imaging (MRI), Kamis (11/10/2018) besok.

Jadi, sebelum melihat hasil pemeriksaan tersebut, tim dokter belum bisa memastikan apakah David bisa diturunkan atau tidak dilaga Persebaya menjamu Borneo FC.

“David, kita masih observasi kondisinya, besok (Kamis, 11/10/2018) kita akan lakukan pemeriksaan penunjang, pemeriksaan MRI, jadi lihat nanti hasil MRI nya seperti apa baru bisa dipastikan apakah dia bisa diturunkan dilaga nanti atau tidak,” pungkasnya.

Ditambahkan, Wicaksana menyebut bahwa pemeriksaan MRI bukan bararti David mengalami cedera parah, hanya saja untuk memastikan dan bentuk lain dari kehati-hatian pemain dalam menjaga kesehatan kakinya.

“Tujuannya untuk meyakinkan bahwa memang tidak ada masalah, itu aja, jadi memastikan, pemain juga biar bisa merasa save dan segala macam saat dipertandingan,” pungkasnya.

Jika saja David da Silva absen di laga nanti, maka jelas itu menjadi kerugian tersendiri bagi Persebaya, utamanya karena selama ini lini depan Bajul Ijo sangat tergantung pada pemain 28 tahun tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved