Malang Raya

Plt Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Malang Pilih Bungkam Setelah KPK Obok-obok Kantornya 4 Jam

Tim lembaga anti korupsi yang berjumlah 6 orang itu tampak terlihat membawa 2 kardus berisi dokumen yang ditaruh di bagasi belakang.

Plt Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Malang Pilih Bungkam Setelah KPK Obok-obok Kantornya 4 Jam
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
KPK di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Kabupaten Malang, Kamis (10/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Tim penyidik KPK akhirnya meninggalkan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Kabupaten Malang tepat pukul 15:30 setelah lakukan penggeledahan selama 4 jam.

Tim lembaga anti korupsi yang berjumlah 6 orang itu tampak terlihat membawa 2 kardus berisi dokumen yang ditaruh di bagasi belakang.

Sayangnya, tak banyak kata yang diucapkan Avicenna Medisica Saniputera selaku Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Kabupaten Malang. Dia memohon doa agar instansinya baik-baik saja.

"Semoga tidak ada apa-apa, semoga Dinas PU SDA baik baik saja,"

Ketika ditanya dokumen apa saja yang dibawa dan ditanyakan oleh KPK, Avicenna hanya menjawab daftar anggaran. Tak jelas daftar anggaran tahun apa dan perihal apa mengenai dokumen yang dimaksud Avicenna.

Saat ditanyai oleh para awak media, Avicenna berjalan menuju ruangan sambil lambaikan tangan tutupi wajahnya.

"Mereka hanya tanya daftar anggaran, sudah-sudah terimakasih," ucapnya sambil berjalan meninggalkan kantor dengan menutupi wajahnya.

Avicenna kemudian memasuki mobil dinasnya dan segera meninggalkan kanotnya dengan terbirit-biriit. Kaca mobil langsung ditutup rapat agar wajahnya tak terlihat para awak media.

"Sudah-sudah cukup, terimakasih saya tak tau," ujarnya sebelum masuk mobil.

Sementara itu para ASN Dinas PU SDA kompak memilih bungkam ketika ditanya perihal penggeledahan yang dilakukan.

Beberapa dari mereka terlihat langsung menutup pintu masuk kedalam ruangan dan ada yang menuju kendaraan masing-masing untuk segera tinggalkan kantor. 

"Saya gak tau, bukan saya yang berhak jawab sudah mas saya gak bisa jawab mas," ucap salah satu ASN yang menolak memberitahu namanya dan bergegas tinggalkan kantor Dinas PU SDA

Akibat bungkamnya, Avicenna dan para ASN semakin membuat publik bertanya-tanya "borok" apa yang terdapat di Dinas PU SDA.

Diduga masih terkait permasalahan yang membelit Bupati Malang Rendra Kresna soal DAK 2011. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help