Suhu Udara dan Sinar Matahari Terasa Semakin Panas, Hati-Hati Terkena Penyakit Ini

Suhu Udara dan Sinar Matahari Terasa Semakin Panas, Hati-Hati Terkena Penyakit Ini

Suhu Udara dan Sinar Matahari Terasa Semakin Panas, Hati-Hati Terkena Penyakit Ini
Tribun Medan
Ilustrasi Cuaca Panas 

SURYAMALANG.com - Belakangan banyak masyarakat yang merasakan suhu udara di sekitar terasa semakin panas.

Memasuki bulan Okotober biasanya kita sudah akan memasuki musim hujan, yang identik dengan turunnya air hujan dan suhu udara yang dingin.

Namun, yang terjadi justri sebaliknya.

Suhu udara di Jawa dan sekitarnya malah terasa lebih panas dari biasanya.

Selain karena memang Indonesia berada di wilayah tropis, hal ini ternyata juga disebabkan karena posisi matahari dan juga kelembaban udara.

Seperti yang dijelaskan oleh Kepala Humas BMKG Hary Djatmiko mengenai fenomena suhu udara yang semakin panas ini.

Baca: Rossa Berulang Tahun, Anggun C Sasmi Beberkan Sifat Sahabatnya yang Jarang Diketahui Orang

Baca: Jarang Terekspos, Begini Penampilan Ibunda Najwa Shihab, Pantas Sang Anak Terlihat Cantik & Pintar

Baca: Suhu Udara di Pulau Jawa Terasa Kian Panas, Ternyata Hal ini Penyebabnya

Baca: Gempa 6,4 SR Mengguncang Situbondo, 3 Warga Sumenep Meninggal Dunia

Menurut keterangan Hary, panas yang dirasakan ini umum terjadi pada masa pancaroba.

Karena saat ini kita tengah memasuki awal musim hujan di mana pengumumpulan awan hujan sedang aktif.

Saat ini, posisi matahari sedang berada di atas Indonesia sehingga radiasi panasnya lebih banyak diterima.

"Matahari saat ini berada di belahan bumi selatan, sekitar wilayah Indoneisa. Jadi penyinaran yang kita dapat langsung," terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Fakhri Hadi Pridianto
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help