Banyuwangi

BKD Banyuwangi Mulai Lakukan Verifikasi Pendaftar CPNS 2018

BKD sudah mendapati adanya pendaftar yang berpotensi berstatus tidak memenuhi syarat (TMS) dan tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya

BKD Banyuwangi Mulai Lakukan Verifikasi Pendaftar CPNS 2018
surya malang/Haorrahman
Ilustrasi Tes CPNS Banyuwangi 

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banyuwangi mencatat jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Banyuwangi yang telah memasukkan berkas mencapai 3.371 orang per 12 Oktober 2018. Di sela-sela tahap pendaftaran yang masih berlangsung, BKD sudah mulai melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftar yang masuk. 

Meski pendaftaran baru berakhir 15 Oktober, pemkab sudah mendapati temuan adanya pendaftar yang berpotensi berstatus tidak memenuhi syarat (TMS) dan tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Banyuwangi, Nafiul Huda mengatakan, dari ribuan pelamar tidak semuanya memenuhi persyaratan yang ditentukan. 

Di antaranya, kurang berkas, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) di bawah yang ditetapkan, status akreditasi perguruan tinggi, transkrip, KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan lainnya.

“Dengan tidak memenuhi persyaratan tersebut, secara otomatis mereka tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya,” ujarnya, Jumat (12/10).

Sampai saat ini, Huda, verifikasi masih terus berlangsung. 

“Sambil menunggu petunjuk berikutnya, kami masih berkonsultasi dengan BKN soal kelanjutan para pendaftar yang berstatus tidak memenuhi syarat tersebut. Sementara peserta yang lulus adminitrasi akan diumumkan secara resmi tanggal 21 Oktober 2018 sesuai jadwal panitia seleksi nasional (panselnas),” kata Huda.   

Peminat CPNS di Banyuwangi sendiri cukup tinggi, dari formasi yang ditetapkan sebanyak 600 orang, hingga hari ini sudah mencapai 3.371 pendaftar.  Formasi CPNS tahun 2018 terbagi untuk formasi umum, khusus, disabilitas dan cumlaude.

Untuk rekrutmen kali ini, lanjut Huda, Banyuwangi sendiri menambahkan sejumlah kriteria untuk beberapa formasi. Misalnya, formasi umum harus memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang dibutuhkan, juga Indek prestasi Kumulatif (IPK) minimal harus 3,5 untuk perguruan tinggi terakreditasi C.  IPK 3,25 untuk akreditasi B dan IPK 3,00 untuk akreditasi A. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved