Tak Usah Kaget bila Susah Internetan 48 Jam ke Depan, ini Alasan Mengapa Jaringan Alami Masalah

Tiba-tiba internet mati nih? Mungkin kamu termasuk yang terdampak pemeliharaan domain server sedunia nih. Apa sih itu?

Tak Usah Kaget bila Susah Internetan 48 Jam ke Depan, ini Alasan Mengapa Jaringan Alami Masalah
Foto oleh Chris Ried di Unsplash
Ilustrasi internet 

SURYAMALANG.COM - The Internet Corporation of Assigned Names and Numbers (ICANN) atau organisasi nirlaba berbadan hukum yang bergerak mengawasi hal-hal terkait Internet, akan melakukan perbaikan sistem kriptografi pada infrastruktur Internet.

Kabar itu seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel Internet Dunia Akan Terganggu selama 48 Jam ke Depan" (12/10/2018) yang mengutip Rusia Today bahwa bakal ada pemadaman internet selama dua hari.

Pemadaman tersebut bukan tanpa alasan atau kerusakan, justru adanya pemeliharaan domain server serta sisi infrastruktur jaringan.

Gangguan ini sudah dirasakan sejak dini hari ini, Jumat (12/10/2018).

Masih menurut ICANN, guna penguatan sistem kriptografi adalah membantu Domain Name System (DNS) alias Sistem Penamaan Domain terlindung dari peretas.

Sistem Penamaan Domain berisi informasi nama host atau nama domain.

Sistem Penamaan Domain juga mampu mencatat setiap server yang menerima surat elektronik (email).

Belakangan ini, DNS ramai terserang penyadapan.

Meskipun ICANN mengatakan gangguan internet akan terjadi, pihaknya kembali menegaskan hanya 1% pengguna internet di seluruh dunia yang merasakan.

Communications Regulatory Authority (CRA), pihak yang mengawasi aturan komunikasi Internet, menyatakan bahwa pemadaman internet global perlu untuk memastikan bahwa tidak ada masalah saat keamanan dan kestabilan DNS diperbaiki.

"Beberapa keluhan mungkin terjadi jika provider Internet (ISP) pengguna tidak siap akan pemeliharaan ini." tambah pihak CRA.

Namun, untuk mencegah ISP yang tidak siap, extension (tambahan) pada sistem keamanan jaringan disarankan diaktifkan agar tidak terdampak, demikian menurut CRA.

Penulis: Insani Ursha Jannati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help