Mlaang Raya

Pjs Rektor Koento Protes Wisuda Unikama oleh Rektor Pieter

Pjs Rektor Unikama, Koento Adji Kurniawan memprotes pelaksanaan wisuda yang dilakukan oleh pihak Rektor Unikama Dr Pieter.

Pjs Rektor Koento Protes Wisuda Unikama oleh Rektor Pieter
istimewa
Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian saat mewisuda 657 mahasiswa gelombang pertama, Sabtu (13/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pjs Rektor Malang (Unikama)'>Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), Koento Adji Kurniawan memprotes pelaksanaan wisuda yang dilakukan oleh pihak Rektor Unikama Dr Pieter.

Koento Adji Kurniawan menilai seremonial wisuda itu tidak sah karena pejabat yang terlibat dalam wisuda itu sudah diberhentikan sejak 4 September 2018 oleh yayasan.

“"Wisuda kan peristiwa sidang senat terbuka universitas. Maka prosesi yang melakukan adalah senat.”

( Baca juga : Wisuda, Mahasiswa Unikama Langsung Dapat Ijazah )

“Yang terjadi di Unikama, semua pejabat sudah diberhentikan oleh badan penyelenggara per 4 September 2018,” ujar Koento Adji Kurniawan kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (13/10/2018).

Kalau sekarang dilaksanakan wisuda, maka kapasitas Pieter patut dipertanyaan.

“Rektor atau bukan? Padahal dari Dikti sudah memberi informasi yang ditunjuk dari Kemenristek Dikti adalah saya,” ujar Koento.

( Baca juga : Lima Orang Saksi Penuhi Panggilan KPK Untuk Pemeriksaan Di Mapolres Malang )

Terkait keabaahan ijazah, Koento menegaskan hal itu kapasitasnya Kemenristekdikti.

Dia mengingatkan bahwa kalau sudah ditunjuk rektor definitif, maka prosesi akan diulangi lagi.

“Karena kalau mereka legalisir kan kembali ke kampus,” katanya.

( Baca juga : Jadi Korban Penjambretan di Surabaya, Pasutri Ini Terluka Akibat Jatuh dari Motor )

Koento sudah memberitahukan kepada Kemenristekdikti melalui LL Dikti adanya kegiatan wisuda di Unikama.

Diharap Kemenristekdikti proaktif untuk meninjau aktivitas tersebut.

“Kami juga memberitahukan ke kepolisian tentang kegiatan tersebut,” ujarnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help