Pileg

Pakde Karwo: DPD Dan DPC Partai Demokrat Akan Fokus Dalam Pileg, Ketimbang Pilpres

Langkah yang diambil DPD Partai Demokrat sesuai dengan perintah DPP PD. Karena tugas DPD dan DPC fokus kursi Pileg

Pakde Karwo: DPD Dan DPC Partai Demokrat Akan Fokus Dalam Pileg, Ketimbang Pilpres
suryamalang.com/Hanif Manshuri
Soekarwo usai melantik Pengurus DPC Demokrat Lamongan, di Gedung Asrama Haji Lamongan, Kamis (18/10/2018) malam. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo mengaku pada Pemilu 2019 nanti, DPD dan DPC partai Demokrat lebih fokus pada perolehan kursi Pemilihan Legislatif (Pileg) dari pada ikut urusan pemenangan Pemilihan Presiden.

Menurut Soekarwo, langkah yang diambil DPD itu sesuai dengan yang diperintahkan oleh DPP partai Demokrat.
Fokus di Pileg, karena tugas dari DPP adalah DPD dan DPC fokus memenangkan kursi di Pileg.

"Kalau Presiden (Pilpres) itu urusannya ketua umum," kata Soekarwo, usai melantik Pengurus DPC Demokrat Lamongan, di Gedung Asrama Haji Lamongan, Kamis (18/10/2018) malam.

Pria yang akrab dipanggil Pakdhe Karwo ini pun optimis, perolehan kursi di DPRD Jatim pada Pemilihan Legislatif 2019 nanti akan melebihi target yang dicanangkan DPP partai Demokrat.

Kalau DPP menargetkan suara 15 persen dari jumlah kursi di Jawa timur. "Insya Allah naik lah," tandasnya.

Selain mengikuti perintah dari DPP, alasan lain yang membuat Soekarwo enggan ikut campur dalam urusan pemenangan Pilpres adalah karena status dia yang masih menjabat sebagai Gubernur Jatim.

"Saya sebagai Gubernur sampai 12 Februari, jadi tidak boleh (Mendukung salah satu Capres), harus ngurus pemerintahan," ungkapanya.

Saat disinggung suara Demokrat di Jawa Timur untuk Pilpres nanti apakah ada kemungkinan tidak satu suara? Soekarwo enggan menjawab, karena dirinya tidak menjadi bagian dari tim pemenangan salah satu Paslon di Pilpres

"Saya fokus mengurusi pemerintahan," katanya.

Menangggapi persoalan beberapa kader dan temanya di tingkat nasional yang mempunyai pandangan berbeda pilihan di Pilpres dan sampai ada yang pindah ke partai lain. Soekarwo memastikan di Jatim aman, tak ada kader yang menyebrang atau transfer ke parpol lain.

"Tidak ada kader di provinsi Jatim yang menyeberang ke parpol lain. Kabarnya di nasional ada yang pindah tetapi untuk di provinsi JatiM tidak ada," katanya.

Pada kesempatan itu, Seokarwo berpesan agat petugas partai itu tidak menakut nakuti. Tetapi harus memberikan harapan dan merealisasikan harapan - harapan itu dengan kenyataan.

"Pemimpin partai dan kader partai itu harus murah senyum dan gampang disapa," katanya.
Petugas partai yang tugasnya menampung aspirasi masyarakat itu harus turun ke lapangan, ketemu dengan masyarakat.

Dengarlah suara yang tidak terdengar. Orang kecil itulah yang suaranya tidak terdengar.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved