Travelling

Ayam Pedas Ala Warung Bu Aminah di Malang Selatan, Pertahankan Racikan Tradisional Sejak 1982

Ketika wisata di Malang selatan, jangan lupa mampir di Warung Bu Aminah. Warung di pinggir Jalan Gunung Kawi ini ada sejak 1982.

Ayam Pedas Ala Warung Bu Aminah di Malang Selatan, Pertahankan Racikan Tradisional Sejak 1982
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Warung Bu Aminah yang menyediakan ayam pedas di pinggir Jalan Raya Gunung Kawi, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Warung Bu Aminah yang berada di pinggir Jalan Raya Gunung Kawi, Kabupaten Malang ini berdiri sejak tahun 1982.

Warung ini masih konsisten menyajikan hidangan ayam pedas yang dikenal punya rasa legendaris.

Aminah mengolah masakannya dengan cara tradisional.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, 7 Orang Tewas, Ada yang Akibat Kecelakaan, Juga Mengapung di Laut )

Saat memasak, Aminah memakai pawon yang menggunakan kayu bakar.

“Memasaknya pakai tungku agar daging ayam bisa empuk, dan rasanya enak,” kata Aminah kepada SURYAMALANG.COM, Senin (22/10/2018).

Butuh waktu lebih dari dua jam untuk merebus ayam kampung.

( Baca juga : Daftar Pemain Arema FC yang Disiapkan untuk Melawan Bhayangkara FC )

Sesekali pemasak harus mengaduk kuali dan meniup api di tungku untuk memastikan agar apinya tidak padam.

Dalam sehari, Aminah biasa memasak tujuh kilogram daging ayam kampung.

Bumbunya terdiri dari bawang merah, bawang putih, lengkuas, daun salam, sereh dan daun jeruk.

( Baca juga : Hasil Skor Inter Milan Vs AC Milan Adalah 1-0, Ini Catatan Khusus Gol Larut Inter Milan )

Hasilnya, semangkuk ayam kampung pedas dengan kuah bisa membuat mulut tak bergenti mengecap.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved