Pasuruan
Kecewa Hasil Persekabpas vs Persibara, Sakeramania Desak Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI
Sakeramania menggelar konvoi di Bangil, Kabupaten Pasuruan untuk mendesak dan menuntut Edy Rahmayadi mundur dari Ketua Umum PSSI
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, PASURUAN – Sakeramania menggelar konvoi di Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/10/2018).
Melalui aksi ini, suporter Persekabpas Pasuruan tersebut mendesak dan menuntut Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.
Dalam aksinya, Sakeramania membawa sejumlah tulisan bernada kecaman kepemimpinan Edy Rahmayadi.
( Baca juga : LINK LIVE STREAMING PSM Makassar vs Persib Bandung Liga 1 Pekan 27 Hari ini, Kick Off 15.30 WIB )
Sekjen Sakeramania, Henry Sulfianto mengatakan PSSI belum bersih dari mafia bola.
Menurutnya, Persekabpas sempat dicurangi saat main di kandang Persibara Banjarnegara dalam lanjutan Liga 3 2018 beberapa waktu lalu.
“Kami dicurangi. Ada sistem pengaturan skor. Kami kalah telak di sana dengan skor 3-0.”
( Baca juga : Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Arema FC Hari ini, Kick Off Pukul 15.30 WIB )
“Wasit sangat membela tuan rumah. Kami sebagai tim tamu sangat dirugikan,” kata Henry Sulfianto kepada SURYAMALANG.COM.
Dia menilai pertandingan Persekabpas vs Persibara tidak fair.
Bahkan pertandingan itu dianggap melanggar asas dan aturan yang ditetapkan PSSI.
( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Temuan Bayi Hidup sampai Kerusakan Akibat Hujan )
Menurutnya, PSSI kurang tegas dan bijak dalam hal ini.
Makanya dia minta Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya.
Sakeramania juga menuntut semua panpel pertandingan Persekabpas vs Persibara diperiksa dan dipecat.
Sakeramania juga minta PSSI bersih dari mafia bola.
Sakeramania juga minta PSSI Askab Pasuruan dan PSSI Asprov Jatim segera membuat surat yang dilayangkan ke PSSI terkait tinjauan ulang pertandingan Persekabpas vs Persibara.
“Jika tidak ditanggapi, kami siap mendatangi kantor Asprov PSSI Jatim.”
“Bahkan kalau perlu kami datangi kantor PSSI pusat.”
“Kami minta semua pelanggar dan mafia sepak bola ditindak tegas,” terangnya.