Pemilu

Jusuf Kalla Harap Tim Kampanye Jokowi - KH Ma'ruf Amin Tak Jumawa Melihat Hasil Survei

Berkaca dari pengalaman di beberapa pemilu, tidak baik untuk terlalu confidence sehingga harus tetap bekerja keras

Jusuf Kalla Harap Tim Kampanye Jokowi - KH Ma'ruf Amin Tak Jumawa Melihat Hasil Survei
suryamalang.com/Bobby Constantine Koloway
Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla usai menghadiri acara Rapat Kerja Nasional tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin di Surabaya, Sabtu (27/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla mengharapkan Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk tetap bekerja keras. JK mengingatkan kepada TKN maupun Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk tidak jumawa melihat hasil survei saat ini.

Yang mana, untuk saat ini capres yang mereka usung memang masih diunggulkan di beberapa rilis survei dari pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Dandiaga Uno. "Berkaca dari pengalaman di beberapa pemilu, tidak baik untuk terlalu confidence sehingga harus tetap bekerja keras," kata JK usai menghadiri acara Rapat Kerja Nasional tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin di Surabaya, Sabtu (27/10/2018).

"Keyakinan untuk memenangkan pemilihan presiden itu perlu. Namun, harus ditopang dengan kerja keras dan usaha," tegas JK.

Di beberapa rilis survei, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin memang masih diunggulkan. Bahkan, keunggulannya pun masih cukup telak.

Misalnya saja pada survei Litbang Kompas, elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mencapai 52,6 persen dalam Pilpres 2019. Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 32,7 persen.

Sedangkan sisanya belum menentukan pilihan. Hal itu berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas yang digelar pada 24 September-5 Oktober 2018.

Meskipun unggul hampir 20 persen, JK belum akan mengungkap persentase target pada pilpres tersebut. "Soal target, kami tidak bisa mencanangkan persentase tertentu. Kami tetap yakin, tapi harus hati-hati," lanjutnya.

Satu di antara strateginya, JK menghimbau kepada tim kampanye pasangan nomor urut 01 ini untuk bersikap arif dan bijaksana dalam berkampanye. Pihaknya telah menyiapkan strategi berbagai program kebijakan Jokowi yang dinilai telah pro rakyat selama ini.

Apalagi, rival dari Jokowi, tim pemenangan Prabowo-Sandi, kerap menggunakan isu program ekonomi Jokowi yang dinilai tidak Pro dengan rakyat. "Lawan dari petahana selalu mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan oleh petahana itu selalu salah," kata pria yang saat ini masih menjabat sebagai wakil presiden pendamping Jokowi tersebut.

"Sehingga, kami sebagai tim dari petahana harus menjelaskan kepada masyarakat bahwa apa yang telah kita kerjakan adalah benar. Kampanye harus Aman damai dan demokratis," pungkas JK yang sudah menjabat wakil presiden selama 2 periode tersebut. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved