Kota Batu

Lili Indayani Bertanam Terrarium Pakai Wadah Bekas Lilin, Harganya sampai Rp 1 Juta

#TERRARIUM - Wadah bening dari kaca ini memiliki bentuk yang lucu, bagian bawah membentuk lekukan yang bisa dikasih alas kayu.

Lili Indayani Bertanam Terrarium Pakai Wadah Bekas Lilin, Harganya sampai Rp 1 Juta
sany eka putri
Dwi Lili Indayani dan tanaman Terrarrium di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Bagi pecinta tanaman tetapi tidak memiliki wadah yang bagus, tidak perlu khawatir. Karena ada satu di antara teknik bertanam yang menggunakan barang-barang bekas dan menghasilkan sesuatu yang mewah.

Seperti halnya yang dilakukan salah satu warga Kota Batu, Dwi Lili Indayani.

Ia menerapkan teknik Terrarium ini sejak dua tahun terakhir. Meski begitu belum banyak yang tahu dan menerapkan teknik tanaman seperti ini, khususnya di Kota Batu.

Diketahui kalau Terrarium ini merupakan teknik menanam menggunakan tempat yang transparan dan berisikan lebih dari dua tanaman. Teknik ini sering digunakan untuk dekorasi rumah. Lili menggunakan tempat kaca bening untuk membuat teknik ini. Bahkan awalnya saat berada di Bali, ia melihat banyak turis mancanegara membeli lilin aroma terapi yang ada di wadah kaca bening.

"Sejak itu, kok sepertinya ini menarik. Akhirnya saya aplikasi dan saya coba di rumah. Wadah bening dari kaca ini memiliki bentuk yang lucu, jadi bagian bawah membentuk lekukan yang kemudian bisa dikasih alas kayu," ungkapnya saat ditemui digerainya di Jalan Pattimura, Batu, Minggu (28/10).

Ia menjelaskan tanaman yang bisa ditaruh ke dalam teknik ini ialah Kaktus, Sukulen, String of Pearl, Fittonia. Karena tanaman itu membutuhkan asupan air lebih sedikit. Intinya tanaman yang bisa bertahan di hawa panas atau lembab.

Untuk bahan-bahan yang dimasukkan ke dalam wadah juga sedikit. Yaitu tanah atau pasir, lalu batu, lumut, baru bagian atas diisi tanaman. "Bisa dibentuk dan ditata sesuai kreativitas. Sangat simpel dan mudah, karena tidak perlu setiap hari menyiram. Karena jika terkena matahari dan kelembaban, ia di dalam wadah itu akan lembab dan berair. Kalaupun dikasih air cukup disuntik air dibagian bawah atau disemprotkan tipis saja," papar ibu satu anak ini.

Harga yang ia jual untuk tanaman Terrarium ini mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta. Menyesuaikan dengan besarnya ukuran wadah yang digunakan. Uniknya lagi, Terrarium ini tidak hanya bisa menggunakan wadah kaca, plastik, tetapi juga bisa menggunakan media lain. Semisal sepatu bekas, atau pot bekas yang sudah pecah.

Ia menunjukkan koleksi Terrariumnya, ada yang menggunakan sepatu bekas, lalu pot yang sudah pecah. Tanaman yang ditata juga disusun dengan rapi, sehingga sangat elok ketika dipandang.

Dikatakannya teknik ini ada dua pilihan, terbuka dan tertutup. Jika tertutup hanya beberapa tanaman saja yang bisa diaplikasikan, jika tidak tanaman itu akan layu karena terlalu banyak menyerap air.

"Contohnya yang tertutup itu seperti Fittonia. Jadi benar-benar tertutup, misal pakai gelas kaca dan ditutup rapat. Tidak semua tanaman bisa," pungkasnya. (Sun)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved