Universitas Negeri Malang

Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang Menjadi Ketua Umum Bapomi Jatim

Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang (UM) Dr Syamsul Hadi MPd MEd menjadi Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi).

Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang Menjadi Ketua Umum Bapomi Jatim
sylvianita widyawati
Dr Mahmud Yunus MKes, Ketua pelaksanan pelantikan Bapomi Jawa Timur dan Dr Supriyadi MKes, Wakil Ketua I Bapomi Jatim (kika), Selasa (30/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang (UM) Dr Syamsul Hadi MPd MEd menjadi Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Jawa Timur masa bakti 2018-2021. Ia menggantikan Prof Djoko Santoso dari Universitas Airlangga Surabaya.

Pelantikan pengurus baru akan dilaksanakan pada Rabu (31/10/2018) di aula Graha Rektorat UM oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Prof Intan Ahmad PhD. "Setelah itu, kami akan rapat kerja organisasi," jelas Dr Mahmud Yunus MKes, Ketua Pelaksana Pelantikan kepada Suryamalang.com, Selasa (30/10/2018).

Ditambahkan Dr Supriyadi MKes, Wakil Ketua I Bapomi Jawa Timur, dalam kepengurusan baru mengakomodir perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur dengan ada korwil-korwil. Di Jatim ada 312 perguruan tinggi. "Ke depan, korwil-korwil akan diaktifkan kegiatannya sehingga dirasakan peran organisasi dan pembinaannya," jelas Supriyadi.

Sejauh ini kepengurusan terendah Bapomi ada di provinsi. Diharapkan, kepengurusan baru ini memberi dampak pada peningkatan prestasi olahraga mahasiswa Jawa Timur.

Pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Makasar, Sulawesi Selatan pada beberapa waktu lalu, Jawa Timur duduk di peringkat 5 dengan perolehan 12 medali emas, 26 medali perak dan 28 perunggu. Ditargetkan dibawah kepengurusan Syamsul Hadi, peringkat Jatim di Pomnas bisa diperbaiki di peringkat 3.

Visi yang diusung kepengurusan periode ini adalah "Menjadikan Bapomi Sebagai Organisasi Olahraga Fungsional Mandiri Dalam Menunjang Peningkatan Prestasi Olahraga Mahasiswa".

Sehingga program kerja pada tiga tahun ke depan adalah peningkatan dan penguatan tata kelola organisasi, model pembinaan olahraga terpadu dan berjenjang, pemanfaatan iptek dalam pembinaan dan peningkatan prestasi kerja.

Serta peningkatan jumlah kompetisi dalam wilayah, peningkatan partisipasi perguruan tinggi dalam penggalian potensi atlet dan penguatan peran serta stakeholder olahraga non perguruan tinggi dalam penyediaan sumberdaya dan prestasi olahraga mahasiswa.

Ditambahkan Yunus, atlet yang berstatus mahasiswa sudah berkiprah di banyak event termasuk olimpiade. Dengan pengurus cabor (cabang olahraga), Bapomi juga berkolaborasi. Sebab jika perguruan tinggi yang membina juga kurang. Terutama di aspek latihan.

Sehingga atlet-atlet mahasiswa juga berlatih di cabor. Dalam struktur di KONI, Bapomi adalah organisasi olahraga fungsional. Untuk mencapai target yang dicanangkan pengurus baru maka harus berkolaborasi dengan induk olahraga, lembaga lain seperti Dispora, Pemprov Jatim dll.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved